Seribuan Pengendara Jalani Rapid Test Massal 

0
548 views

SERANG – Tak kurang dari 1.000 warga Kota dan Kabupaten Serang menjalani rapid test massal di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Rabu (3/5). Rapid test khusus pengendara ini dilaksanakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Banten. 

Pantauan Radar Banten, seribuan pengendara mengular tak kurang dari 200 meteran sejak pukul 08.30 WIB hingga siang hari. Tiga jalur yang tersedia, dua diperuntukkan jalur kendaraan roda empat dan satu jalur untuk roda dua. Tiap pos terdapat dua kelompok petugas untuk melakukan rapid test. 

Farihah, salah seorang warga Serang mengatakan, dirinya mengikuti rapid test massal berdasarkan informasi dari saudaranya. Ia mengaku terlebih dahulu daftar online. “Saya daftar online dulu. Tadinya mau dua orang. Tapi, teman saya besok. Kan sekarang sudah penuh,” ujarnya kepada Radar Banten di sela-sela test. 

Kata Farihah, dirinya menjalani rapid test untuk mengetahui kondisi tubuh, dan langkah awal mengetahui apakah dirinya terpapar atau tidak. Ia mengaku jika, setelah mengetahui hasilnya bisa melakukan langkah-langkah antisipasi. “Kalau sudah rapid test mah enak. Ya, itu deteksi dini. Mudah-mudahan hasilnya non reaktif,” katanya.

Kepala Seksi Promosi Kesehatan pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Mahmud mengatakan, kegiatan rapid test ini dikhususnya bagi pengendara yang akan berlangsung dua hari ke depan. “Jadi kita siapkan 3.000 rapid test untuk masyarakat Serang. Per hari 1.000 orang. Nanti pelaksanaannya sampai hari Jumat,” terangnya. 

Pengendara sebelumnya mendaftarkan diri secara online. Namun, pihaknya pun tetap memberikan pelayanan bagi yang datang langsung. Jika, ditemukan reaktif pihaknya akan memberikan layanan konsultasi bagi hasil warga yang hasil Rapid testnya reaktif. “Kalau ada yang reaktif kita tindaklanjuti. Baru ada satu. Nanti hasil akumulasinya,” katanya. 

Ia mengatakan, rapid test bagi pengendara melibatkan berbagai unsur, seperti Dinkes Banten, TNI, Polri dan lainnya. Mahmud berharap dengan kegiatan ini dapat mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Fauzan)