Sesuai Nama Kampung, Warga Bangun Taman Bunga

0
253 views

TUNJUNGTEJA – Waga mulai merealisasikan rencananya untuk membangun taman bunga. Salah satu pertimbangan warga cukup sepele. Bukan hanya untuk memenuhi kriteria penilaian di Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020. Tapi juga agar menyesuaikan nama kampungnya, Kampung Kembang.

Dari gapura di depan kampung hingga ke bagian belakang lingkungan RW 02, Kampung Kembang, Desa Bojongpandan, Kecamatan Tunjungteja, berbagai jenis tanaman telah ditanam. Warga menata tanaman untuk penghijauan itu cukup rapi di kanan dan kiri jalan. Lingkungan kampung ini juga tampak bersih.

Warga semangat menata kampugnya, karena pada LKBA 2019, mereka berhasil meraih juara pertama untuk kategori partisipasi masyarakat terbaik. Makanya, untuk meningkatkan kampungnya di LKBA 2020, warga telah membuat dan menjaga lingkungannya agar tetap bersih.

Kepala Desa Bojongpandan Hulman mengatakan, warga RW 02 sudah bergotong royong dan memperbanyak tanaman sejak awal September 2020. ”Sekarang, kita bikin lahan khusus taman bunga,” katanya kepada Radar Banten pada Sabtu (7/11).

Pembuatan taman bunga ini, jelas Hulman, merupakan inisiasi para pemuda RW 02. Pemerintah Desa Bojongpandan pun memfasilitasinya dengan menyediakan lahan seluas 5 x 7 meter persegi di samping pos ronda.

“Dananya (pembuatan taman bunga-red) dari swadaya warga,” ungkap Hulman.

Sesuai rencana warga, jelasnya, taman bunga di RW 02 akan dilengkapi sarana tempat duduk permanen dan saung untuk bersantai. Tempat duduk dan saung ini sekaligus dijadikan spot foto. “Pemudanya pengen banyak bunga biar indah,” ujar Hulman.

Berkaca pada LKBA 2019, Hulman optimistis, RW 02 bisa mendapatkan hasil terbaik pada LKBA tahun kedua ini. Soalnya, semangat dan kekompakan warga tetap terjaga.

”Dari beberapa bulan lalu, warga sudah banyak yang nanyain kapan LKBA dimulai. Pada enggak sabar pengen ikut lomba lagi,” ungkapnya.

Ketua RW 02 Subarta tidak mempermasalahkan jika kampungnya tidak akan mendapatkan poin maksimal di penilaian tahap pertama LKBA 2020. Ia mengakui jika penataan kampungnya masih berproses dan belum maksimal. “Gotong royongnya siang-malam, bikin pagar,” katanya.

Namun, Subarta memastikan, pada penilaian tahap kedua nanti, penataan lingkungan di kampungnya sudah selesai. “Pokoknya, LKBA tahun ini mah kita bakal usahakan dapat juara satu,” tandasnyaya. (mg06/don)