CILEGON – Pejabat Eselon II dan III yang sudah cukup lama menduduki satu jabatan tertentu menjadi sasaran mutasi dan rotasi paska-Walikota Cilegon terpilih Tb Iman Ariyadi dilantik.

Dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin (15/2) Iman mengisyaratkan hal tersebut sebagai prioritas tak lama setelah ia menduduki jabatan periode kedua tersebut. “Saya kira perlu ada perombakan. Karena ada beberapa kepala dinas yang sudah menjabat lima hingga tujuh tahun di satu SKPD. Nah, itu bisa jadi menemui titik jenuh,” ujarnya kepada Radar Banten Online.

Iman menerangkan, pertimbangan rotasi pejabat yang sudah lawas menduduki satu jabatan yang sama dikhawatirkan akan berdampak pada kualias kinerja pemerintahan.

“Tapi sebelumnya kita akan sesuaikan dulu dengan SOTK yang sekarang sedang disusun. Yang pasti, ada perombakan organisasi dengan penempatan eselon II dan III,” katanya.

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Susunan Organoisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemerintahan diketahui saat ini masih dalam proses penggodokan melalui Bagian Organisasi Setda Kota Cilegon.

Dikabarkan, sejumlah bidang dan SKPD akan dilebur dan bergabung pada SKPD lainnya. Hal ini dipastikan pula akan berdampak pada susunan SDM pemerintahan. “Nanti akan ada kajian dari pemerintah mengenai SOTK yang baru, kita lihat apakah sesuai kebutuhan dilapangan atau tidak. Yang pasti hal itu mempengaruhi rotasi pejabat,” tandasnya. (Devi Krisna)