Setelah Korea, TKA Asal China Mulai Banyak di Cilegon

0
1.387 views

CILEGON – Meski masih dibawah urutan Korea Selatan, keberadaan tenaga kerja asing (TKA) asal China di Kota Cilegon terus mengalami peningkatan. Sejak awal Januari hingga 6 Juli tahun ini ada sebanyak 667 warga negara asing yang mencari nafkah di Kota Cilegon.

Pejabat Fungsional Pengantar Kerja pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, Ahmad Taufan mengatakan kedatangan TKA asal China mulai melonjak di tahun 2017. “Iya karena investasinyakan lumayan besar. Sejak pemerintah bekerjasama kemarin dengan China,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon selular, Jumat (7/7).

Ia mengungkapkan sampai urutan tiga besar, TKA di Kota Cilegon didominasi dari Korea Selatan, China, dan Jepang. “Korea Selatan nomor 1 terbanyak ada 191 orang, kedua China 124 orang, kemudian Jepang 73 orang. Di urutan ke empat ada Prancis sebanyak 14 orang,” katanya.

Kata dia, ada beberapa faktor yang membawa TKA di Kota Cilegon. Selain lantaran investasi, juga karena beberapa mesin produksi berasal dari luar negeri sehingga operator dan teknisinya mengharuskan dari TKA asal mesin tersebut. Dan juga karena peluang tenaga kerja untuk WNA di Kota Cilegon masih tersedia.

“Pertama karena untuk mengamankan investasinya pembawa modal kemudian membawa direktur, bagian keuangan, dan teknisi dari asal negarnya. Juga karena ingin mentransfer ilmunya untuk peralatan produksinya setelah warga kita bisa kemudian pulang,” tuturnya.

Dijelasknnya, perizinan TKA wajib di perpanjang setiap tahunnya. Dari 667 TKA asing sebagian muka-muka lama yang telah mengurus perizinan dari tahun 2016 lalu. Hingga penghujung tahun 2017, Taufan memprediksi TKA di Cilegon akan mencapai ribuan orang.

“Itu yang tercatat Imtanya di Cilegon, yang ilegal atau yang tidak terkontrol juga mungkin ada. Ada yang bekerja dan tinggal di Cilegon. Ada juga yang setiap hari Cilegon-Jakarta Cilegon-Serang atau Lampung karena kerjanya di beberapa lokasi,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)