Setelah Lebaran, Jalan Sabagi – Muncang via Waduk Karian Dibuka Kembali

Tumpukan batu menutupi badan Jalan Sabagi - Muncang di Kampung Baru, Desa Tambak, Kecamatan Cimarga.


LEBAK – Pelaksana pembangunan proyek strategis nasional Waduk Karian menegaskan penutupan Jalan Sabagi – Muncang via Waduk Karian di Kabupaten Lebak hanya bersifat sementara. Setelah Idul Fitri, jalan tersebut bisa kembali dilalui masyarakat Cimarga dan Muncang ketika akan bepergian ke Rangkasbitung.

Johan, Manager HRD PT Daelim yang juga penanggung jawab keamanan proyek pembangunan Waduk Karian, mengatakan, setiap Lebaran jalan lintas tersebut ditutup sementara. Tahun lalu, penutupan jalan dilakukan dengan cara menggali badan jalan, sedangkan sekarang ditutup menggunakan batu.

“Penutupan jalan dilakukan untuk menjaga keamanan obyek vital Waduk Karian selama libur Lebaran. Di lokasi proyek tidak ada aktivitas, karena para karyawan libur Lebaran,” kata Johan kepada Radar Banten, Jumat (22/5).

Johan menegaskan, jalan tersebut sebenarnya bukan jalan umum. Tapi, jalan yang digunakan untuk mendukung kegiatan pembangunan Waduk Karian. Sementara itu, Jalan Sabagi – Muncang masih bisa dilintasi masyarakat dari Sabagi ke Muncang dan sebaliknya.

“Inikan sebenarnya bukan jalan umum. Setelah Waduk Karian diresmikan, jalan tersebut akan ditutup untuk umum dan masyarakat akan melintasi jalan kabupaten yang dibangun pemerintah daerah,” jelasnya.

Johan menambahkan, warga yang boleh melintas hanya yang berstatus darurat atau sudah memiliki izin tertulis. Mengingat jalan tersebut bukan jalan umum dan medan yang sulit di lalui, karena banyaknya alat berat. Ditambah lagi wilayah yang rawan longsor sehingga dikhawatirkan keamanan masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat empat desa di Kecamatan Cimarga dan Muncang memprotes penutupan Jalan Sabagi – Muncang via Waduk Karian di Kampung Baru, Desa Tambak, Kecamatan Cimarga. Mereka kecewa terhadap pelaksana pembangunan Waduk Karian yang menutup jalan menggunakan batu. Padahal masyarakat biasa melintasi jalan tersebut ketika akan bepergian keluar daerah.(Mastur)