Setelah PBNU, Kini MUI Banten Imbau Masyarakat Tidak Ikut Aksi 112

0
427 views
Pengurus harian MUI Banten saat menggelar konferensi pers di kantor MUI Banten sore ini, Kamis (9/2)

SERANG – Setelah sebelumnya Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Haji Ma’ruf Amin melarang warga NU ikut aksi 11 Februari atau 112 di Jakarta, kini imbauan larangan juga datang dari Majlis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten.

Dalam konferensi pers sore ini di kantor MUI Banten, KP3B, Kota Serang, Ketua MUI Banten, menyarankan agar masyarakat Banten tetap di Baten sambil memikirkan siapa yang akan dipilih menjadi gubernur Banten 15 Februari nanti.

“Semuanya harus menjaga ketenangan ini, sudah di Banten saja, jangan kemana-mana, kecuali ada kepentingan pribadi. Lebih baik masa-masa tenang dijadikan untuk mempertimbangkan pemimpin yang akan dipilih,” ujar A.M Romly ditemani Wakil Ketua MUI yang juga Ketua NU Provinsi Banten Sholeh Hidayat dan sejumlah pengurus harian MUI Banten, Kamis (9/2).

“Kita pun menganjurkan jaga kondusifitas masyarakat Banten, orang lain tidak akan menjaga kondusifitas Banten kecuali orang Banten-nya sendiri,” tambah Romly.

Ditempat yang sama, Sholeh Hidayat mengatakan, sejauh ini belum ada laporan warga NU Banten yang akan berencana mengikuti aksi 112 di Jakarta nanti. “Sampai sekarang belum ada yang lapor,” katanya.

Sholeh menambahkan, sesuai anjuran dari Rais Aam PBNU, sebaiknya warga Banten tetap fokus pada Pilgub Banten karena demi kepentinga Provinsi Banten. (Bayu)