Setiap Hari Kemendag Pasok Gula 24 Ton ke Pasar Rakyat

0
1.108 views
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengecek harga gula ke Pasar Anyar Kota Tangerang didampingi Walikota Tangerang Arief R Wismansyah. Foto: Kemendag

TANGERANG– Kementerian Perdagangan bersama produsen gula, PT Sungai Budi Group, memasok 24 ton gula kemasan 1 kg setiap hari hingga menjelang hari Lebaran ke para pedagang pasar rakyat. Pasokan digelar dalam bentuk Operasi Pasar Gula (OPG) yang dilaksanakan di Pasar Anyar Kota Tangerang, Sabtu (16/5).

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto turun langsung dalam OPG ini untuk mengecek sendiri harga gula yang dijual pedagang. Beberapa pedagang diketahui masih menjual gula pada kisaran harga Rp17.000/kg.

Setelah itu, pedagang diminta tegas untuk tidak menjual gula di atas HET Rp12.500/kg. Pedagang yang masih menjual gula di atas HET tersebut akan ditindak tegas Satgas Pangan.

“Saya sengaja minta produsen untuk menjual gula langsung ke pedagang di pasar rakyat sesuai HET Rp12.500/kg. Dalam masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, saya meminta seluruh pedagang di seluruh Indonesia agar menaati aturan pemerintah, dan lebih peduli kepada sesama. Bantulah dengan menyediakan barang kebutuhan pokok rakyat yang sesuai dengan harga yang ditetapkan. Jangan ada yang ingin mengambil keuntungan sepihak dengan menaikkan harga gula secara tidak wajar,” kata Mendag Agus dikutip dari siaran pers.

Mendag Agus Suparmanto blusukan ke Pasar Anyar Kota Tangerang didampingi Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, Kepala Satgas Pangan Brigjen Daniel Tahi Monang Silitonga, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Helmi Santika, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Suhanto, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggrijono, Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Ojak Simon Manurung, Direktur Bapokting Susi, dan Kepala Biro Humas Kemendag Olvy Andrianita dan perwakilan PT Sungai Budi.

Menurut Mendag, beberapa masalah yang menyebabkan harga gula sempat naik tinggi akibat terganggunya jalur distribusi, mundurnya jadwal pengapalan impor karena penetapan lockdown sejumlah negara yang terkena pandemi COVID-19 serta diberlakukannya pembatasan pergerakan hingga adanya jadwal penggilingan tebu yang tertunda.

Mendag Agus berjanji mulai hari ini seluruh provinsi akan diguyur pasokan gula langsung ke pedagang, baik di pasar rakyat maupun di ritel modern. Masyarakat juga tidak perlu khawatir karena stok gula juga dalam kondisi cukup dan dengan harga yang terjangkau.

“Operasi Pasar Gula ini akan dilakukan ke seluruh provinsi mulai hari ini hingga menjelang Lebaran. Saya menjamin stoknya ada dan dalam jumlah yang cukup serta harga sesuai HET Rp12.500,” kata Mendag Agus.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah memberikan apresiasi atas kecepatan Menteri Perdagangan dalam merespon kebutuhan barang kebutuhan pokok masyarakat yang saat ini sangat dibutuhkan dan menjadi salah satu bahan pangan mendasar masyarakat khususnya saat Ramadan dan Lebaran, seperti gula.

“Ke depan kami akan tingkatkan terus koordinasi dengan Kementerian Perdagangan, khususnya untuk distribusi barang kebutuhan pokok,” ujar Arief.

Blusukan dan OPG yang dihadiri Mendag Agus dilakukan secara ketat dengan menerapkan Protokol Kesehatan untuk Pasar Rakyat dan Ritel Modern. Pengelola menyediakan masker, sarung tangan, disinfektan dan tempat cuci tangan. Para pedagang juga sudah tertib menggunakan masker dan sarung tangan. Kemudian para pengunjung dan pembeli juga memakai masker dan menerapkan physical distancing saat bertransaksi di pasar. (aas)