Setiap Kali Begituan, Kok Perutnya Kelojotan

Love Story

Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

1. Semua Karena Kentut Winda

Malam itu hujan sedang deras-derasnya, gemericik air pada genting dan pohon di halaman rumah terdengar cukup keras. Aroma khas hujan masuk melalui lubang ventilasi kamar tidur pasangan suami istri Sentot (34) dan Winda (30), keduanya nama samaran.

Suhu udara dalam waktu singkat menurun drastis, Sentot dan Winda merasakan udara dingin pada kulit mereka. Selimut tebal terlipat rapi di ujung kasur, Sentot bangun dan mendekati ujung kasur itu. Tapi tunggu dulu, dia tidak mengambil selimut, malah membuka piyama yang ia kenakan saat itu. Aih, mau ngapain Sentot ini? Ternyata sang suami mengajak istrinya bercinta di tengah deras hujan yang tengah terjadi.

Aroma hujan dan suhu udara dingin memunculkan suasana romantis di kamar pasangan tersebut. Gara-gara itu, libido suami Winda ini menjadi tinggi. Namun sayangnya suasana romantis di kamar tidur mereka tidak bertahan lama. Sebab sebuah insiden terjadi ketika acara malam itu sedang memuncak.

Berawal dari kemunculan suara aneh, ‘duuuttt’, diikuti hilangnya aroma khas hujan dalam sekejap. Lalu muncul aroma baru, baunya tidak sedap juga menusuk hidung. “Wih bau apa ini,” teriak Sentot. “Maaf Mas, saya kentut,” jawab Winda. Wadduuuhhh…!!

Insiden itu terjadi pada 2013 lalu. Imbasnya cukup besar sebab Sentot tidak pernah lagi mengajak Winda bercinta. Gara-gara itu, Sentot secara agama tidak melaksanakan kewajiban menafkahi Winda secara batin. Akhirnya hubungan mereka retak dan berujung pada perceraian. “Saya mengajukan gugatan cerai, karena Mas Sentot tidak mau tidur dengan saya lagi,” kata Winda.

Dalam formulir gugatan cerai, Winda curiga jika Sentot selingkuh dengan perempuan lain. Karena itu Sentot tidak mau lagi bercinta dengan Winda. “Kalau bukan karena perempuan lain, tidak mungkin Mas Sentot menolak bercinta dengan saya,” ujar Winda.

Pernah suatu ketika, Winda memaksa Sentot untuk beraksi. Namun cara paksaan gagal sebab sang penjantan menolak untuk berkomunikasi. “Saya lihat kalau pagi, dia tetap normal. Tapi kalau mau berhubungan dengan saya, layu melulu,” kesal Winda.

Winda membantah jika keretakan rumah tangganya terpicu dari kebiasaannya yang sering kentut saat bercinta. Ia tetap berkeyakinan jika Sentot memiliki wanita idaman lain. “Masa kentut saya membuat Mas Sentot selalu layu? Pasti karena perempuan lain,” ujarnya.

Ditanya tentang kebiasaannya itu, Winda pun tidak mengerti. Sebab perutnya selalu mendadak melilit setiap kali libidonya memuncak. “Sejak saya pacaran, kalau sedang dekat dengan Mas Sentot perut saya selalu melilit. Itu gara-gara saya terlalu cinta, rasa yang muncul di dada efeknya ke perut,” katanya. Wah, bisa kaya gitu ya?

Saat pacaran sih, Winda biasanya permisi dulu untuk sedikit menjauh. Setelah berada di tempat aman, barulah Winda buang angin dengan nyaman. Namun hal itu tidak lagi ia lakukan setelah menikah. Sebab menurutnya, pasangan suami istri harus bisa menerima semua kekurangan pasangannya.

2. Terganggu dengan Kebiasaan Winda

“Kami sudah berkomitmen untuk menerima segala kekurangan. Makanya saya yakin kalau Mas Sentot mau menerima kekurangan saya itu,” jelasnya.

Entah kepedean atau tidak mau instrospeksi, Winda sangat yakin jika kebiasaannya kentut saat bercinta tidak bermasalah. Padahal, Sentot mengaku, sangat terganggu dengan kebiasaan itu.

Pada sesi konsultasi pernikahan ketika proses perceraian berlangsung, Sentot mengaku, sangat terganggu dengan kebiasaan itu. Sebab mendengarkan kentut Winda saat bercinta telah mengganggu hasratnya.

“Saya itu terganggu dengan kebiasaannya, Winda itu sering kentut kalau kami sedang berhubungan suami istri,” katanya.

Salahnya, Sentot tidak pernah meminta Winda berubah. Sebab ia kepalang janji untuk menerima segala kekurangan istrinya itu. “Mau bilang juga kagok, habis saya pernah bilang mau terima segala kekurangan Winda. Kalau saya sih masih mau beri toleransi, tapi ternyata yang di bawah ini tidak sependapat. Jadinya layu terus, saya juga aneh sendiri,” aku Sentot.

Sentot pernah menyangka dirinya mengalami penyakit kelamin. Namun ketika ia tes dengan menonton film porno, keperkasaannya terlihat normal. Setelah ditelisik, ternyata insiden yang terjadi di tengah guyuran hujan itu membuat Sentot trauma. Bisa jadi, alam bawah sadarnya hilang rasa kepada Winda.

“Saya pernah konsultasi, ada kecurigaan kalau saya mengalami trauma secara tidak sadar. Itu yang memicu punya saya tidak mau berdiri kalau sedang dekat dengan Winda,” terangnya.

Hmmm, Winda setiap dekat dengan Sentot bawaannya perut melilit, sementara Sentot saat dekat dengan Winda bawaannya lemah syahwat. Pasangan persoalan inilah yang membuat Sentot tidak mau lagi mengajak Winda melakukan hubungan suami istri.

Namun Sentot membantah jika dirinya telah berselingkuh. Sebab bagaimana pun ia tetap menjaga kesetiaannya kepada Winda. Namun tetap saja, persoalan itu membuat Sentot dan Winda sering bertengkar. Pertengkaran demi pertengkaran terus terjadi, sampai akhirnya Winda mengibarkan bendera putih tanda menyerah.

“Winda yang menyerah dengan rumah tangga kami, kalau saya tidak. Makanya kalau Winda ingin cerai, ya sudah cerai saja,” jelas Sentot. (RB/quy/zee)