Sharing Pengelolaan Isu Strategis, Humas Kemensetneg Kunjungi Radar  Banten

Kabid Monitoring dan Analisis Media, Asdep Humas Kemensetneg R Efa Febryana memberikan cindera mata kepada Pemred Radar Banten Delfion Saputra usai media visit di Graha Pena Radar Banten.

SERANG – Satu hari setelah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bidang Monitoring dan Analisis Media, Asisten Deputi Hubungan Masyarakat (Asdep Humas) Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengunjungi Kantor Redaksi Radar Banten di Graha Pena, Kota Serang, Kamis (14/11).

Kedatangan rombongan Humas Kemensetneg disambut Pemred Radar Banten Delfion Saputra, Redpel Radar Banten Aditya Ramadhan dan anggota Dewan Redaksi Ahmad Lutfi.

Kabid Monitoring dan Analisis Media, Asdep Humas Kemensetneg, R. Efa Febryana menuturkan, kunjungannya ke Radar Banten dalam rangka silaturahmi dan menjalin kerja sama serta knowlege sharing terkait pengelolaan newsroom, monitoring dan analisis media hingga pengelolaan isu strategis pemerintah di pusat dan daerah. 

“Ini rangkaian media visit 2019 yang dilakukan Asdep Humas Kemensetneg untuk silaturahmi dan diskusi tentang perkembangan media kekinian. Sebagaimana kita ketahui, flatform media banyak yang telah berubah sehingga kami dari Asdep Humas juga harus mengikuti perubahan itu,” kata Efa usai diskusi.

Perempuan berkacamata ini menambahkan, media visit tidak hanya dilakukan dengan media nasional, juga dengan media lokal di daerah. Sebelumnya, rombongan Asdep Humas telah melakukan media visit ke kantor harian Kompas di Jakarta dan Radar Bogor di Bogor.

“Hari ini kami datang ke kantor harian Radar Banten. Kunjungan ini sangat penting karena kami dapat banyak informasi terkait isu-isu strategis nasional dan pemerintah daerah di Provinsi Banten,” ungkap Efa.

Lulusan SMAN 1 Serang ini menambahkan, dengan menjalin silaturahmi dan kerja sama dengan media lokal, Asdep Humas Kemensetneg mendapatkan banyak informasi yang lebih detil terkait isu strategis pemerintah yang ada di daerah-daerah termasuk di Provinsi Banten.

“Kita tahu di Banten ada sejumlah program strategis nasional, namun disisi lain masih banyak sekolah yang rusak, akses menuju sekolah susah. Ini kita cari tahu masalahnya di mana, apa yang harus dilakukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sebab visi-misi Presiden kan Indonesia Maju dengan SDM yang unggul,” bebernya.

Pemred Radar Banten Delfion Saputra menyambut baik kunjungan Asdep Humas Kemensetneg. Menurutnya, Radar Banten konsisten menyajikan informasi baik isu daerah dan nasional.

“Meskipun media lokal, tapi konten informasi yang disajikan Radar Banten tetap memuat isu nasional. Terlebih di Banten ada 12 program strategis nasional yang diharapkan bisa mendorong pembangunan di daerah,” katanya.

Terkait pengelolaan media dan isu pemerintahan, Delfion mengaku Radar Banten menyajikan informasi sesuai dengan perkembangan teknologi informasi yang mengalami perubahan signifikan dengan munculnya banyak media online. 

“Strategi Radar Banten pun berubah, yakni dengan mengembangkan program konvergensi di mana masyarakat bisa mengakses informasi awal melalui platform media online Radar Banten, media sosial, dan Banten TV. Sedangkan informasi yang disajikan koran Radar Banten jauh lebih mendalam, detail, dan berimbang lantaran semua narasumber telah terkonfirmasi,” tuturnya.

Media mainstream di daerah, lanjut Delfion, tetap menjadi media terpercaya ditengah perkembangan teknologi informasi. “Maraknya pemberitaan hoax di media sosial, membuat kehadiran media cetak ditunggu masyarakat untuk mendapatkan kejelasan informasi terkait isu yang sedang viral,” ujarnya.

Dalam diskusi yang berlangsung sekira 90 menit, banyak hal yang menjadi pembahasan Asdep Humas Kemensetneg dengan pimpinan redaksi Radar Banten. Mulai dari keterbukaan informasi, hingga persoalan program dan capaian kinerja pemerintah pusat dan daerah dalam satu tahun terakhir di Provinsi Banten. (Deni S)