Terpesona suara dan penampilan biduan dangdut lelaki, sebut saja Juki (35), membuat Reni (30) jatuh cinta setengah mati. Namun apesnya, sang biduan lelaki sudah punya kekasih, sesama penyanyi dangdut yang jauh lebih cantik dan seksi. Sakit hati atas penolakan Juki, Reni nekat mau bunuh diri. Astaga.

Menangis histeris di hadapan orangtua dan tetangga, Reni menuntut agar dinikahkan dengan Juki. Apa mau dikata, ayah Reni tak berdaya menenangkan anaknya. Jadilah ia memohon kepada Juki agar mau menikahi. Lantaran kedua orangtua mereka saling mengenal, Juki pun dipaksa ayahnya untuk menikah dengan Reni.

“Kalau bukan karena bapak, saya enggak mau menikah sama dia. Tapi, ya sudahlah, hitung-hitung ini pengabdian ke orangtua,” kata Juki pasrah.

Kondisi sang ayah yang berusia renta membuat Juki tak tega kalau harus menolak keinginannya menikah dengan Reni. Memutuskan hubungan dengan kekasih hati, Juki mengorbankan penyanyi dangdut seksi agar bisa menikah dengan fansnya sendiri.

Setelah Juki menyatakan bersedia menjadi suami, Reni pun tak lagi mengamuk. Ia yang semula sudah naik ke atap rumah dan bersiap meloncat, akhirnya mau turun dan menemui Juki. Sambil berseri-seri, Reni memeluk seolah tak ingin kehilangan sosok sang idola.

Wuih, itu benar sampai naik ke atap rumah segala, Kang?

“Kata bapaknya si begitu. Dia hampir loncat bunuh diri. Tapi, setelah dibujuk dan bilang kalau saya mau terima dia, dia turun dan langsung datang ke rumah sama keluarga,” terang Juki. Wih, sudah kayak Ariel Noah saja nih Kang Juki digilai cewek.

Tak menunggu waktu lama, tiga minggu setelah peristiwa itu, Juki dan Reni merayakan pesta penikahan. Mengikat janji sehidup semati, keduanya resmi menjadi sepasang suami istri. Dengan pesta yang digelar meriah, mengundang teman dekat dan tetangga, Juki dan Reni bersiap mengarungi bahtera rumah tangga.

Di awal pernikahan, Juki menjadi sosok suami yang bertanggung jawab. Mencoba menerima Reni sepenuh hati, ia mengayomi serta perhatian pada sang istri. Reni merasakan kebahagiaan luar biasa. Impian hidup dengan sang idola, kini terwujud juga. Ibaratnya, ia serasa hidup di surga.

Uh, lebaynya.

Dua tahun usia pernikahan, Reni melahirkan anak pertama, membuat hubungan mereka semakin mesra. Dua keluarga pun terlihat bahagia, mereka tak menyangka, Reni dan Juki menjadi rumah tangga yang rukun. Meski terkadang Juki pulang malam, tetapi Reni tetap menanti.

Hingga suatu hari, musibah itu datang menghampiri. Ayah Juki meninggal dunia, membuatnya kehilangan dan berduka. Semenjak saat itu, meski sempat berhenti manggung dan banyak murung, Juki akhirnya bangkit dan kembali ke dunianya, menyanyi untuk menghibur para pecinta dangdut di kampungnya.

Namun entah karena jadwal manggung yang padat atau memang Juki yang senang berada di luar rumah, waktu itu ia jarang pulang menemui istri dan anaknya. Seolah itu menjadi awal bagi keretakan rumah tangga, muncullah kabar tak sedap tentang kedekatannya dengan sang mantan pacar.

Astaga, itu benar, Kang?

“Orang-orang menyangkanya saya selingkuh sama mantan yang dulu, padahal kita cuma nyanyi bareng doang. Terus memang jadwal manggung lagi padat,” sergah Juki membela diri.

Tak peduli pada penjelasan sang suami, Reni mengamuk dan memarahi Juki. Terbakar api cemburu, ia tak henti-henti mengancam akan bunuh diri kalau Juki sampai berani menyelingkuhi. Parahnya, ia melarang Juki menyanyi. Merasa dikekang, Juki balas membentak, jadilah mereka bertengkar.

“Seenaknya saja dia larang saya menyanyi lagi, padahal selama ini dia makan juga dari uang hasil saya menyanyi dangdut,” tukas Juki emosi.

Seperti diceritakan Juki, Reni sebenarnya wanita baik. Namun sayangnya, terlahir dari keluarga berada dengan rumah mewah, membuat Reni tumbuh menjadi wanita manja. Kalau sudah punya keinginan, pasti harus dituruti dan tidak boleh ada yang menolak. Kalau sampai tidak terpenuhi, ya begitulah jadinya, mengambek bahkan sampai mau bunuh diri.

Meski begitu, Juki mengakui, Reni wanita cantik yang banyak diincar para lelaki. Wajah yang manis ala-ala gadis kampung, ditambah kulitnya nan putih, membuat wanita bungsu dari tiga bersaudara itu sangat menggoda. Tak heran jika ia sempat menjadi primadona desa.

Juki sendiri bukan lelaki biasa. Kemampuan menyanyi dan penampilan yang keren, membuatnya digandrungi banyak wanita. Apalagi ibu-ibu yang sering menonton aksi panggungnya, pasti ingin menjadikan Juki sebagai menantu agar bisa menikmati ketampanannya setiap hari. Waduh.

Benar tuh, Kang?

“Ya, sebenarnya banyak yang menawari saya menikah, saya tolak karena waktu itu sudah punya pacar. Tapi, saat dengan Reni, ya mau menolak juga enggak enak,” akunya bangga.

Hingga akhirnya Juki bertemu dengan Reni melalui drama yang sempat membuat hidupnya gamang, ia rela memutuskan hubungan dengan kekasih sang biduan seksi demi membahagiakan orangtua. Tak disangka rumah tangga mereka berjalan harmonis sampai punya anak pertama.

Terlepas dari perkara ekonomi yang banyak menjerat rumah tangga pada umumnya, bukan berarti menjamin keberlangsungan hubungan Juki dan Reni lancar tanpa masalah. Sibuk akan jadwal manggung yang padat sampai tak pulang berhari-hari, Juki dituduh selingkuh dengan mantan kekasih. Keributan pun terjadi.

Sudah dimusyawarahkan, tapi tak juga menemukan kecocokan, Juki memutuskan ingin menuju perceraian. Sakit hati atas pernyataan sang suami, Reni pun menyetujui. Mereka sepakat membawa perkara rumah tangga ke pengadilan agama.

Hebatnya, setelah hampir setahun pisah rumah lantaran sudah meresmikan status perceraian, mungkin masih ada rasa yang terpendam, diam-diam Juki kembali mendekati Reni. Tak disangka Reni menanggapi, mereka pun rujuk kembali, membangun rumah tangga dengan penuh cinta. Kini, Juki dan Reni sudah memiliki tiga anak yang mulai tumbuh remaja.

Semoga tidak ada lagi keributan atau ancaman bunuh diri lagi ya Kang Juki dan Teh Reni. Pokoknya awet sehidup semati. Amin. (daru-zetizen/zee/ira/RBG)