Siang Bolong, Dua Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Cibeureum

KOPO – Rendi (13) dan Eki (11), dua bocah ditemukan tewas tenggelam di Sungai Cibeureum, Kampung Parigi, Desa Nanggung, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, sekira pukul 15.30 WIB, Rabu (9/5). Sebelumnya, kedua bocah asal Kampung Parigi, RT/RW 01/01, Desa Nanggung, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, itu berenang di Sungai Cibeureum sekira pukul 11.40 WIB. Keduanya mendekati area sungai yang dalam lalu tenggelam. Warga yang mengetahui langsung melakukan pertolongan kepada keduanya. Warga kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. Petugas yang mendapatkan laporan langsung mendatangi tempat kejadian untuk memastikan.

Sekira pukul 12.49 WIB, korban bernama Rendi (13) berhasil ditemukan oleh petugas dan warga setempat dalam kondisi tak bernyawa. Berselang tiga jam kemudian sekira pukul 15.30 WIB, korban bernama Eki (11) juga berhasil ditemukan oleh petugas dan dibantu dengan warga sekitar. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka masing-masing.

Kepala BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, pihaknya yang mendapatkan informasi sekira pukul 12.20 WIB melalui pesan singkat WhatsApp dari anggota Kecamatan Kopo langsung mendatangi tempat kejadian untuk memastikan kebenarannya. “Kami langsung melakukan pencarian kepada korban,” katanya melalui pesan singkat WhatsApp.

Nana mengungkapkan, tidak lama berselang dalam proses pencarian tersebut dibantu oleh warga sekitar, sekira pukul 12.49 WIB korban bernama Rendi ditemukan. Korban langsung dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar. “Kami langsung membawa korban ke rumah duka untuk dikebumikan,” katanya.

“Berselang beberapa jam sekira pukul 15.30, korban Eki berhasil ditemukan oleh petugas dan warga. Alhamdulliah, semua korban sudah ditemukan pada hari itu juga, tidak sampai berhari-hari,” imbuhnya. Sementara itu, Kapolsek Kopo Ajun Komisaris Polisi (AKP) Maryadi tidak menjawab sambungan telepon dari Radar Banten untuk dimintai konfirmasi terkait peristiwa yang terjadi. (Adi/RBG)