Siang Nampak Indah, Malam Hari Kapal Bosok Lebih Indah

0
2.986 views

SERANG – Keindahan Masjid Kapal Bosok, Kecamatan Curug, Kota Serang  semakin memukau bila malam tiba. Temaram lampu di tiap tingkat bangunan masjid membentuk garis kristal yang memancar, semakin elok dipandang mata. Didukung dengan arsitektur atau gaya bangunan serupa kapal laut, masjid ini menjadi sasaran rasa penasaran wisatawan.

Wisata religi ini terbilang baru, diresmikan beberapa hari lalu oleh Walikota Serang  Tb Chairul Jaman. Pengunjung setiap hari terus berdatangan hingga malam hari dari berbagai daerah. Di sekitar kawasan masjid berjejer para pedagang menjual oleh-oleh, minuman dan makanan untuk wisatawan yang datang berziarah.

Banyak wisatawan usai berziarah di tempat penziarahan Syeh Angga Derpa langsung menuju masjid kapal Bosok. Sekedar swafoto mereka mengabadikan momen dengan latar belakang masjid berbentuk perahu layar. Atau sekedar duduk dan melihat panorama sekitar di lantai paling atas masjid ini. Terlihat pula pengunjung yang tengah menunaikan ibadah salat di dalam masjid berwarna dominan biru dan hijau itu.

Bagi wisatawan tetap berhati-hati, tangga masjid ini lumayan tinggi. Saat menaiki atau turun melangkah dari anak tangga satu ke anak tangga lainnya, baiknya pelan-pelan jangan terlalu buru-buru, apalagi bagi anak kecil dan lansia.

Namun itu semua akan  terbayar tatkala sudah berada di lantai paling puncak, seolah-olah pengunjung tengah berada di kapal laut yang sedang berlayar, ditambah bila wisatawan berkunjung malam hari, semilir angin malam berhembus, yang sangat mendukung dengan gaya bangunan ala perahu itu.

Salah seorang pengunjung, Suhemi dari Kecamatan Walantaka berziarah bersama kedua anaknya. Meski tak begitu jauh, ia baru pertama kali berkunjung ke masjid kapal bosok ini. “Iya, saya tau ada tempat penziarahan Syeh Angga Derpa. Dulu ngga ada bangunan kaya gini, karena ada masjid ini saya kesini, penasaran,” terangnya saat ditemui Radar Banten Online, Rabu (26/7).

Suhemi bahkan kagum dengan gaya arsitektur bangunan yang mirif kapal laut. Selain itu, ia pun merasa senang melihat tempat ini yang selalu ramai.

“Lihat di sekitarnya (Masjid Kapal Bosok-red)  banyak pedagang juga, artinya masyarakat turut merasakan manfaat dari segi ekonomi, dulu nggak ada yang jualan disini,” ucapnya.

Masih di lokasi yang sama,  Saeful Hujjah, turis lokal asal Tirtayasa, Kabupaten Serang mengaku sangat penasaran dengan masjid kapal bosok. Ia tahu destinasi baru ini dari temannya yang sering berziarah dan Facebook.
“Ya, saya kesini pengen tau aja kaya gimana masjid kapal bosok ini. Soalnya di media sosial rame banget dan sampai malam ini tetap banyak pengunjung,” ungkapnya, Rabu (26/7).

Sementara itu, petugas masjid kapal bosok yang enggan disebutkan namanya mengatakan setiap hari selalu ramai. Namun kata dia, paling ramai dikunjungi adalah hari Kamis atau malam Jumat.
“Setiap hari ini sampe malam rame terus kaya gini. Baagi pengunjung ada peraturannya, kalau mau masuk masjid harus ziarah dulu, baru nanti bisa masuk ke masjid ini,” ucapnya. (antlnsutompul/anton sutompul1504@gmail.com).