Siap-siap, Rekrutmen PPPK Segera Dibuka

TANGERANG – Informasi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) 2019 mulai beredar. Kasubid Formasi Pengadaan dan Penataan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang Juhri Saputra membenarkan informasi itu. Hanya saja, waktunya belum bisa dipastikan. ”Belum tahu kapan-kapannya. Tapi biasanya masuk di triwulan II nanti,” ujar Juhri kepada Radar Banten, akhir pekan lalu.

Menurutnya, pegawai kategori 2 (K2) di lingkungan Pemkab Tangerang ada 2.201 pegawai yang belum diangkat menjadi ASN. ”Ini tadinya ada 2.319 pegawai, dan kemarin saat tes CPNS 2018 itu, yang dari K2 formasinya hanya 187. Dan, yang melamar ada 156. Tetapi yang diterima hanya 118 orang. Maka sisanya yang belum lulus ini bisa kembali ikut tes P3K,” papar Juhri.

Dia mengajak kepada para pegawai yang masih berstatus K2, untuk mempersiapkan diri mengikuti tes P3K nanti. Karena menurutnya, gaji pegawai P3K ini akan setara gaji ASN. ”Kurang lebih hampir setara dengan ASN. Hanya saja, ini nanti akan kontrak dulu setahun, tetapi bisa diperpanjang,” pungkas Juhri.

Sementara, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan, masih menunggu regulasi P3K. ”Semuanya, langsung dari pusat,” katanya usai menghadiri diskusi politik damai 2019 di Kampung Anggrek, Sabtu (12/1) lalu.

Ia menambahkan, sekilas informasi yang didapat. Mekanisme P3K sangat membebani. Soalnya mirip dengan perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS). ”Tahapan penerimaaan, benar-benar seperti CPNS, melakukan testing dan sistem gugur. Soal berapa yang diterima, ini yang masih kami konsultasikan kembali,” singkatnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang Akhmad Lutfi mengatakan, perekrutan P3K bakal dilakukan dalam waktu dekat. Untuk waktu pastinya, masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). ”Bisa dilakukan akhir Januari, bisa juga Februari. Pokoknya dekat-dekat ini saja,” katanya kepada Radar Banten, Minggu (13/1).

Lutfi menjelaskan, gaji yang diterima CPPPK yang lulus seleksi nanti akan setara dengan ASN. Namun, besarannya ia belum bisa memastikan. Yang jelas, ada gaji pokok, tunjangan kinerja (remunasi) dan uang makan. ”Untuk jangka waktu kontraknya nanti satu hingga dua tahun,” ungkapnya.

Lutfi menambahkan, dari 282 kuota CPNS Kota Tangerang pada 2018 lalu ada puluhan formasi K2 yang tidak terisi. ”Penyebabnya karena usia mereka lebih dari 35 tahun, dan ijazah PGSD mereka lebih dari tahun 2013, padahal aturannya harus di bawah 2013. Nanti K2 yang tidak lolos bisa ikut CPPPK,” imbuhnya.

Kepala Sub Bagian Formasi dan Pengadaan Aparatur BKPDM Kota Tangerang Aceng Rouf mengungkapkan, pelaksanaan CPPPK tidak begitu memerhatikan umur. ”Kalau CPNS kan usia maksimal 35 tahun, kalau P3K tidak ditentukan usia maksimalnya,” ungkapnya.

Secara penghasilan, lanjut Aceng, ASN dan P3K informasinya disamakan. Namun, perbedaan antara keduanya yakni pada dana pensiun. ”Jadi kalau PPPK tidak ada dana pensiun,” pungkasnya. (Haris-Wahyu S-Alwan/RBG)