Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang saat inspeksi mendadak (sidak) penegakan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sejumlah kantor dinas Pemkab Serang, Senin (7/1).

SERANG – Petugas gabungan dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang dan Polda Banten melakukan inspeksi mendadak (sidak) penegakan Peraturan Daerah (perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sejumlah kantor dinas Pemkab Serang, Senin (7/1).

Dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), petugas memergoki lima pejabat sedang merokok di dalam ruangan.

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Hulaeli Asyikin mengatakan, kelima pejabat yang tercatat akan diserahkan kepada pengadilan untuk dikenakan sanksi sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2014 tentang KTR.

“Sanksinya bisa denda Rp50 ribu atau kurungan paling lama tiga hari, atau bisa juga dua-duanya,” katanya kepada wartawan usai melakukan sidak.

Hulaeli mengatakan, pihaknya mensinyalir semua OPD masih ada yang melanggar Perda KTR. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya sejumlah asbak rokok di dalam ruangan.

Anggota DPRD Kabupaten Serang Fahmi Hakim mendukung langkah Pemkab Serang untuk menegakkan Perda KTR. Ia juga mendorong anggota DPRD untuk mematuhi Perda KTR yang sudah dibuatnya. “Saya rasa ini sangat baik dalam rangka penyehatan kehidupan, khususnya anggota DPRD ini kan wakil rakyat, harus tetap sehat,” katanya. (Abdul Rozak)