Sidak Syafrudin ke DLHD, Pergoki Siswa Membolos

SERANG – Saat akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kota Serang di lingkungan Kepandean, Walikota Serang Syafrudin memergoki sejumlah siswa sedang asyik nongkrong di warung saat jam sekolah. Orang nomor satu di Kota Serang itu pun langsung meminta mereka kembali ke sekolah.

Tak hanya sekadar nongkrong, para pelajar berseragam Pramuka itu juga sedang asyik bermain game online dan merokok. Kejadian bermula saat Syafrudin turun dari mobil dinasnya dan melihat para pelajar asyik nongkrong. Mantan birokrat ini pun langsung mendatangi mereka.

“Kalian ngapain jam segini di sini,” ujar Syafrudin, Jumat (4/10). Apalagi, saat itu jam di tangannya masih menunjukkan pukul 09.50 WIB yang artinya masih jam sekolah. Untuk itu, Syafrudin meminta para pelajar untuk kembali ke sekolah. “Sekolah dan belajar yang benar,” tegasnya.

Ia juga meminta para pelajar untuk mematikan rokok yang diisap mereka. Ia pun meminta para pelajar agar tidak lagi merokok. “Kecil-kecil masih sekolah sudah merokok,” tandasnya. Usai ditegur Syafrudin, para pelajar pun akhirnya kembali bergegas ke sekolah sambil meminta maaf dan mematikan rokok mereka.

Usai menegur para pelajar, pria yang dilantik sebagai Walikota Serang pada 5 Desember 2018 ini langsung menuju kantor DLHD Kota Serang. Sama seperti para pelajar, para pegawai DLHD juga terkejut tiba-tiba didatangi Syafrudin.

Kedatangannya ke kantor DLHD untuk memastikan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di dinas tersebut. “Apakah bekerja dengan maksimal,” ujarnya. Selain itu, ia ingin memastikan juga serapan anggaran di DLHD sejauh ini sudah berapa persen.

Usai berbincang dengan para ASN, ia mendapatkan laporan bahwa realisasi anggaran sudah mencapai 61 persen. Namun, untuk capaian pendapatan asli daerah (PAD) masih rendah yakni 38 persen dari target Rp3,6 miliar.

“Dalam PAD ada kelemahan di kita ternyata baru mencapai 38 persen dari PAD yang ditargetkan Rp3,6 miliar, baru Rp1,8 miliar yang masuk dan ini harus digali potensinya,” tegas Syafrudin.

Beberapa kendala yang ada di DLHD, terutama masalah SDM yang menagih retribusi belum maksimal. Disiplin ASN juga masih belum optimal.

Untuk itu, ia juga berharap ke depannya DLHD lebih serius lagi dalam meningkatkan PAD terutama menyelesaikan masalah-masalah penyebab PAD tidak mencapai target. “Kami berharap Kepala DLHD bisa meningkatkan PAD lagi dan memaksimalkan SDM penagih retribusi,” tandasnya.

Sebelum ke DLHD, ia juga menyempatkan datang ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang untuk memastikan pasokan air bersih ke Kecamatan Kasemen berjalan lancar, karena hingga saat ini masyarakat di sana masih membutuhkan air untuk keperluan makan dan minum. Kata dia, pengiriman air bersih akan dilakukan setiap hari selama musim kemarau ke beberapa titik wilayah di Kota Serang yang terkena dampak musim kemarau.

Sementara itu, Kepala DLHD Kota Serang Ipiyanto mengungkapkan, ada beberapa faktor hingga saat ini menyebabkan PAD di DLHD tidak mencapai target, antara lain karena minimnya kesadaran masyarakat dalam membayar retribusi. Selain itu, faktor lain adalah tunggakan retribusi Pemkab Serang yang sampai saat ini tidak juga dibayar.

“Tunggakan Pemkab Serang senilai Rp360 juta ke Pemkot yang belum terselesaikan sampai hari ini dan mudah-mudahan ini bisa diselesaikan dengan cepat,” tegasnya. (nna/alt/ags)