Atlet atletik Banten menjalani latihan rutin dalam pembinaan pelatda jangka panjang di lintasan atletik Stadion Heroik Grup 1 Kopassus, Taman, Taktakan, Kota Serang, Jumat (12/1).

SERANG – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Banten akan kembali menggelar Sirkuit Atletik Banten 2018. Ajang yang diperuntukkan menggali potensi atlet atletik di semua nomor ini rencananya dimulai pada Maret di Kabupaten Pandeglang.

Ketua Pengprov PASI Banten Cepi Safrul Alam mengatakan, Sirkuit Atletik Banten akan dibagi menjadi empat seri. Berbeda dengan tahun lalu yang hanya dilakukan dua seri saja. “Jadi, penilaiannya sistem poin dan ranking. Kita menggelar sirkuit per tiga bulan sekali, yakni Maret, Juni, September, dan finisnya pada Desember. Hasil dari empat seri itu akan dikalkulasi dan di-ranking, baru setelah itu diketahui juaranya,” kata Cepi kepada Radar Banten, Jumat (12/1) siang.

Cepi menambahkan, sirkuit atletik Banten akan mempertandingkan semua nomor yang akan dipertandingkan di ajang pekan olahraga nasional (PON). Ajang ini untuk menggali potensi atlet lokal Banten yang nantinya akan disiapkan mengikuti event-event nasional.

“Semua nomor akan kami pertandingkan. Termasuk nomor yang belum pernah dipertandingkan sebelumnya di setiap Kejurda Atletik Banten seperti jalan cepat dan lontar martil. Kita ingin mengembangkan atletik menjadi olahraga masyarakat,” imbuhnya.

Ajang Sirkuit Atletik Banten yang merupakan gagasan mantan kepala Dispora Banten itu telah menunjukkan hasil memuaskan di ajang PON XIX Jawa Barat 2016. Yang mana cabang olahraga (cabor) atletik sukses mengukir sejarah dengan meraih dua keping medali, yakni satu emas dan satu perunggu melalui atlet Budiman Holle.

“Kami yakin ke depan akan bermunculan potensi seperti Budiman. Konsisten dengan pembinaan dan sirkuit, akan membantu peningkatan kualitas atlet,” tegas Cepi.

Ketua Pengcab PASI Kabupaten Serang Iyos Rosandi menyatakan, Sirkuit Atletik Banten merupakan terobosan baru pengurus PASI Banten yang telah memberi manfaat luar biasa. Atlet Kabupaten Serang siap mengikuti ajang Sirkuit Atletik Banten 2018. “Ini awal kebangkitan atletik Banten menurut saya. Kalau sebelumnya kita hanya menggelar kejurda, setelah kejurda atletnya bubar. Kalau sirkuit, semua atlet akan termotivasi untuk terus berlatih demi mengincar poin di setiap seri. Ini program yang sangat bagus,” ucapnya.

Iyos menilai, potensi atlet atletik di Banten sangat banyak. Hanya saja antusiasme yang masih kurang. “Potensi banyak sekali. Kami pernah melihat di beberapa sekolah saat pelajaran praktik olahraga. Kalau potensi tersebut terus dibina, kami yakin mereka akan menuai prestasi. Tapi, respons dan antusiasme baik dari potensi itu sendiri dan orangtua masih sangat kurang. Itu yang harus kita benahi,” pungkasnya. (Andre AP)