SERANG – Melewati hari terakhir pelaksanaan ujian nasional, siswa SMP malah resah. Pasalnya mereka khawatir lembar jawaban komputer yang mereka serahkan tidak terbaca lantaran pensil yang digunakan diyakini pensil 2B palsu.

Banyaknya pensil 2B yang beredar di pasaran membuat konsumen atau orang tua siswa tidak mampu memberdakan mana pensil yang asli dan yang palsu. “Ya, tahunya siswa sudah menggunakan pinsil itu sejak dua hari yang lalu. Tadi ada dua orang yang menggunakan pensil palsu. Begitu diberi tahu kalau pensil itu tidak asli, mereka bilang bahwa kemarin juga menggunakan pensil yang sama,” ungkap salah satu pengawas UN di salah satu SMP di Kota Serang, yang meminta tidak disebut namanya kepada radarbanten.com, Kamis (8/5/2014).

Guru yang bersangkutan mengatakan bahwa siswa yang menggunakan pensil palsu merasa cemas dan khawatir tidak lulus karena LJK tidak dapat terbaca komputer.

Menurutnya, sekilas pensil 2B palsu mirip dengan yang asli. “Yang membedakannya ialah kayunya lebih rapuh. Tulisan lebih pucat dan mudah terkelupas jika digosok menggunakan kuku,” jelasnya.

Deni Rahman, salah satu siswa di SMP 10 Kota Serang, mengaku dapat membedakan pensil 2B asli dan palsu. “Kalau asli ada garis barcode-nya. Terus pensil disediakan langsung oleh sekolah. Kita tidak beli, karena takut dapet yang palsu. Tiap siswa diberi satu pensil, penghapus, penggaris, dan papan berjalannya,” paparnya. (WAHYUDIN)