Siswi Depresi di Cikulur Terima Bantuan Telepon Seluler

0
1895

LEBAK – Setelah ramai diberitakan media, siswi SMP Riyadul Fatonah yang depresi mendapatkan bantuan telepon seluler untuk belajar online dari pengusaha Atoilah. Bantuan diserahkan pengurus Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Lebak dan Camat Cikulur Iyan Fitriyana.

Direktur Eksekutif Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Lebak Deden Kurniawan menyatakan, bantuan untuk siswi yang depresi di Cikalungbarat, Desa Muaradua, Cikulur, mengalir dari para dermawan. Awalnya, Pokja Wartawan Lebak akan mengumpulkan donasi dari anggota untuk membeli telepon seluler. Namun, pengusaha Atoilah dan pejabat di Jakarta bersedia memberikan telepon seluler kepada Ira Amelia.

“Yang lebih dulu ngasih handphone pak Ato. Karena itu, kita langsung salurkan. Enggak hanya handphone, kita juga menyalurkan bantuan sembako amanah dari Pemkab Lebak dan uang tunai alakadarnya dari anggota Pokja Wartawan Lebak,” kata Deden Kurniawan kepada Radar Banten, kemarin.

Dikatakannya, kondisi orangtua Ira Amelia cukup memprihatinkan. Bahkan rumah panggung yang ditempati keluarga tersebut tidak layak huni. Sebagai buruh panggul kayu, Muhamad hanya bisa mencukupi makan anak dan istrinya.

“Saat penyerahan bantuan, ibunya Uminah terharu dan meneteskan air mata. Namun, kondisi Ira masih belum normal dan pandangannya kosong,” tuturnya.

Muhamad, ayah Ira menyampaikan apresiasi terhadap Pokja Wartawan Lebak yang telah membantu anak dan keluarganya. Sebelumnya, Muhamad mengakui ada komunitas yang telah memberikan bantuan sembako.

“Saya mohon doanya agar kesehatan Ira kembali normal. Ini ujian bagi saya dan keluarga,” tukasnya.(Mastur)