SMA dan SMK Ditambah Tiga Kelas Baru

Gubernur Banten Wahidin Halim. Foto: Dok. Radar Banten.

SERANG – Jumlah ruang kelas di SMA dan SMK negeri di Banten akan ditambah. Hal itu berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Pemprov Banten terhadap penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem zonasi.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, sistem zonasi pada PPDB tahun ajaran 2019/2020 merepotkannya. “Harusnya pemerataan dulu,” tandas pria yang akrab disapa WH ini, Senin (29/7).

Kata WH, pihaknya akan membangun tiga sampai empat ruang kelas baru setiap sekolah. Hal itu dilakukan lantaran adanya warga Banten yang tidak berkesempatan sekolah di sekolah negeri.

Selain ruang kelas baru, ia mengatakan, Pemprov juga akan membangun sekolah baru di daerah yang belum ada sekolah. “Tambah ruang lokal dan sekolah tahun depan,” tuturnya.

Ia mengakui telah memperjuangkan hak anak-anak Banten. Sebelumnya kuota untuk siswa yang berprestasi hanya lima persen dari jumlah kuota. “Saya melayangkan surat ke Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan-red). Akhirnya bertambah dari lima persen menjadi 15 persen. Itu usul Gubernur Banten,” ujar WH.

Kata dia, di zaman kepemimpinannya, pendidikan akan mendapatkan perhatian penuh. Apalagi ayahnya juga adalah seorang guru. (Rostinah/RBG)