Soal Dandim Lebak, Menhan: Dicopot Bukan Kerena Melatih FPI

0
564 views
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

JAKARTA РMenteri Pertahanan  Ryamizard Ryacudu membantah Komandan Kodim 0603/Lebak Letnan Kolonel Czi Ubaidilah dicopot dari jabatannya pada pekan lalu karena melatih anggota Front Pembela Islam (FPI).

“Dia itu dicopot karena tidak lapor pada atasannya bahwa ada kegiatan tersebut, itu menyalahi aturan, jadi bukan karena FPI. Saya saja kalau keluar kota harus lapor ke Presiden,” ujarnya di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (12/1), sebagaimana dilansir JawaPos.com.

Sebelumnya, Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Muhammad Herindra menegaskan bahwa Komandan Kodim 0603/Lebak Letnan Kolonel Czi Ubaidilah dicopot dari jabatannya setelah menggelar latihan bela negara kepada anggota-anggota FPI di wilayah Koramil Cipanas.

Dalam kaitan bela negara, justru Menhan mengizinkan seluruh anggota FPI untuk mengikuti latihan bela negara yang digelar TNI. Menurutnya, hal tersebut tidak melanggar peraturan lantaran diatur dalam undang-undang.

“Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam program bela negara, itu ada di Undang-Undang nomor 3 tahun 2002. FPI itu warga negara Indonesia, ya wajib juga ikut,” ujarnya.

Bahkan, katanya, kelompok radikal yang memiliki niat untuk mempelajari Pancasila pun boleh mengikuti bela negara. “Kalau mau, yang radikal kayak ISIS itu juga kita ajak. Dengan demikian kita bersatu,” ungkap Ryamizard.

Menurut dia, pengajaran bela negara kepada kelompok militan tersebut berpeluang untuk menghilangkan pemahaman tentang kekerasan yang ada pada mereka, dan lebih diisi dengan semangat-semangat nasionalisme.

“Bela negara itu tujuannya adalah agar pemahaman ideologi kita terhadap Indonesia itu sama. Nanti ujungnya, bila perlu mereka jadi mau berkorban untuk negara, makanya kita harus memberikan pengertian agar ada rasa bangga, kalau sudah bangga mereka akan cinta negara ini,” terangnya. (gun/rmol/mam/JPG)