Ketua DPRD Banten Asep Rahmatulloh di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. Foto: Bayu

SERANG – Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah mengaku tidak ingin memmberikan komentar apapun terkait persoalan kasus suap pendirian Bank Pembangunan Daerah Banten atau Bank Banten. Saat ditemui oleh sejumlah awak, dengan tampang lesu Asep enggan menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan.

Mislanya saat ditanya terkait sejumlah anggota Dewan yang menyerhakan uang ke Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), Asep dengan singkat menjawab tidak ada komentar dan langsung meninggalkan wartawan. “Gak komemtar, no comment, tanya aja ke anggota Dewan yang lain.  Saya lagi cooling down,” ujar Asep sambil melaju ke kendaraan dinasnya saat ditemui di Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (15/1/2016). Bahkan Asep sulit dihubungi setelah sejumlah anggota DPRD yang menerima uang suap beramai-ramai mengembalikan ke KPK.

Menurut sumber Radar Banten Online, anggota Dewan yang sudah mengembalikan, antara lain Ketua Fraksi Partai Hanura Eli Mulyadi, anggota Fraksi Amanat Partai Persatuan Pembangunan Tb Luay Sofhani, dan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Banten Suparman. Eli membenarkan telah mengembalikan uang suap sebesar Rp4 juta kepada KPK, beberapa hari lalu. (Bayu)