Sopir angkot memberikan keterangan kepada wartawan.

SERANG – Ratusan sopir angkutan kota di Kota Serang mengancam akan melakukan demonstransi jika bantuan bus yang diberikan Kementerian Perhubungan kepada Pemkot Serang dioperasikan di jalur trayek yang biasa dilintasi angkot.

Rizky, seorang sopir, beralasan trayek di Kota Serang tidak seluas di daerah lain sehingga bisa mematikan penghasilannya. “Kalau begitu, kita tidak bisa narik lagi. Kalau Pemkot kekeuh akan melakukan itu saya dan ratusan sopir angkot akan demo besar-besaran,” katanya, Jumat (12/8).

Ia menilai, tidak ada bus Pemkot saja, penumpang angkot sangat sepi. Bagaimana kalau ada bus milik pemerintah yang lebih nyaman dan lebih murah.

Senada dikatakan Juhri. Sopir angkot asal Kasemen tersebut menilai, kebijakan pengoperasian bus milik Pemkot itu akan mengambil hak ratusan sopir. Menurutnya, sampai saat ini ratusan sopir angkot belum pernah diajak komunikasi. “Saat ini saja kami sulit cari penumpang, penghasilan yang kami dapat juga tidak besar, paling Rp50.000 per hari, bagaiamana kalau ada bus,” tuturnya.

Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Serang Inu Aminudin, mengatakan jika Pemkot akan mengoperasikan bus maka harus melalui jalur yang tidak dilintasi oleh angkot. “Solusinya hanya audiensi, seperti apa biar bantuan bus tersebut tidak mematikan pengusaha angkutan,” ucapnya.

Pemkot Serang diperkirakan pada 2017 bakal memiliki bus rapid transit (BRT) bantuan dari Kementerian Perhubungan. Itu pun bila Kota Serang dinilai layak.

Untuk tahap awal, bus yang diterima akan digunakan untuk koridor 1. Trayeknya mulai dari Terminal Pakupatan ke Jalan Syeikh Nawawi (Banjarsari-KP3B) – Palima-Jalan Raya Serang-Pandeglang-Kebon Jahe – Jalan Tb Suwandi (Ciracas) – Kepandean.

Sementara untuk koridor 2 di bagian timur yaitu Pakupatan-Jalan Jakarta (Ciruas)-Walantaka-Cipocok Jaya. Koridor 3 wilayah Serang utara yaitu Kepandean-Jalan Mayor Syafei-Kelapa Dua-Unyur-Jalan Raya Banten Lama-Karangantu. Adapun koridor 4 meliputi wilayah Serang barat yang dimulai dari Kepandean-Amin Jalan Jasuta (Brimob) – Taktakan – Pasar Lama Cilowong. Koridor ini juga akan melewati Taman Kopassus, Unsera, dan Kepandean. (Ade F)