Gugus Tugas Rapid Test Sopir Angkot dan Penumpang di Terminal Mandala

0
817 views

LEBAK – Sebanyak 160 orang sopir angkot, penumpang, dan masyarakat umum menjalani rapid test di Terminal Mandala, Kecamatan Cibadak. Kebijakan tersebut untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Lebak.

Sri Restu Pratiwi, staf Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Lebak mengatakan, rapid test massal dilakukan secara masif oleh Dinas Kesehatan Lebak. Tujuannya untuk memastikan masyarakat sehat dan tidak terpapar virus corona. Jika ada warga yang hasil rapid test-nya reaktif maka akan ditindaklanjuti dengan uji SWAB.

“Jumlah sopir angkot, penumpang angkutan, dan masyarakat umum yang mengikuti rapid test sebanyak 160 orang. Hasilnya non reaktif,” kata Sri Restu Pratiwi kepada Radar Banten, Rabu (10/6).

Dijelaskannya, rapid test gratis yang dilaksanakan Gugus Tugas dan Dinkes Lebak tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Para sopir, penumpang angkutan, dan masyarakat umum diwajibkan menggunakan masker, menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak.

“Kami bersyukur kegiatan rapid test berjalan lancar dan diikuti dengan tertib para sopir serta masyarakat umum,” ungkapnya.

Edi Nurhaedi, Camat Cibadak mengapresiasi kebijakan Gugus Tugas yang melaksanakan rapid test gratis di Terminal Mandala. Sampai sekarang status wilayahnya masih zona hijau. Harapannya, tidak ada warga yang terpapar virus corona. Namun demikian, untuk mencegah penyebaran virus, pemerintah tetap melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada warga yang tertular.

“Tiap hari mobilitas masyarakat di Terminal Mandala cukup tinggi. Karena itu, kita gelar rapid test terhadap para sopir, penumpang angkutan, dan masyarakat umum,” tukasnya. (Mastur)