Sopir Ekspedisi Gondol 2.256 Sepatu Branded

0
309 views
Kapolres Serang AKBP Mariyono saat mendengarkan pengakuan salah satu tersangka saat ekspos di Mapolres Serang, Senin (28/9).

SERANG – TP alias Teguh Sugito alias Toto (40) ditangkap anggota Satreskrim Polres Serang, Jumat (25/9) malam. Sopir ekspedisi asal Pemalang, Jawa Tengah, itu ditangkap polisi lantaran membawa kabur 2.256 pasang sepatu merk New Balance. Selain mengamankan Toto, polisi juga mengamankan rekannya AS alias Asep (28).

Pengungkapan kasus berawal dari laporan polisi nomor: LP.B/206/VIII/RES.1.11/2020/Banten/Res Serang/SPK A. Laporan dibuat Kamis (6/8) lalu. Toto dilaporkan atas penggelapan ribuan sepatu pabrikan PT Parkland World Indonesia (PWI) 2 yang berlokasi di Jalan Lanud Gorda KM 68, Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

“Peristiwa penggelapan sepatu terjadi pada 30 Juli 2020. Penggelapan itu baru diketahui pihak perusahaan karena hingga awal Agustus 2020 ribuan sepatu belum sampai juga ke Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mariyono, Senin (28/9).

Ribuan pasang sepatu rencananya akan dikirim ke Amerika. Untuk jasa pengiriman barang ke Pelabuhan Tanjung Priok, PT PWI 2 menggandeng jasa ekspedisi PT AHJ. Penggelapan barang telah disusun secara matang oleh Toto bersama HS (buron). Agar bisa membawa sepatu dari PWI 2, Toto sengaja melamar ke PT AHJ.  “Bekerja selama sebulan (Toto-red). Tersangka ini (Toto-red) saat melamar menggunakan KTP palsu, dia sudah merencanakan sejak awal (penggelapan-red),” kata Mariyono.

Mariyono mengatakan peran HS dalam perkara itu sebagai penadah barang curian. HS menyanggupi membayar satu kontainer sepatu dengan harga Rp130 juta. “Jadi tersangka ini (Toto-red) sudah melakukan transaksi dengan HS, bahkan sudah menerima uang muka sebesar Rp100 juta dari Rp130 juta yang disepakati,” ucap Mariyono.

Kasatreskrim Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Arief N Yusuf menambahkan kedua tersangka ditangkap di dua tempat berbeda. Keduanya, kata dia, sempat melarikan diri ke kampung halamannya masing-masing setelah mengirim ribuan sepatu ke gudang daerah Rajeg, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang.

“TP (Toto-red)  ditangkap di sebuah warung di kawasan Garden Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, sedangkan AS (Asep-red) di kontrakannya Jalan Tipar Cakung, Semper Barat, Kelurahan Semper, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara,” kata Arief.

Ribuan pasang sepatu belum sempat diedarkan oleh HS. Sepatu merek ternama rencananya akan diecer HS kepada para pedagang. “Ribuan sepatu ini belum sempat dijual (HS-red), semuanya berhasil kami amankan,” ujar Arief.

Kedua tersangka kini mendekam di Rutan Mapolres Serang. Keduanya dijerat Pasal 372 KUH Pidana tentang Penggelapan dengan ancaman pidana penjara empat tahun. “Saat ini kasusnya masih dalam pengembangan karena ada pelaku lain yang belum ditangkap,” kata Arief.

Sementara itu, tersangka Toto mengakui telah menggelapkan ribuan sepatu milik PT PWI 2 . Barang ekspor tersebut dia bawa sampai ke Karangtengah. Di sana, truk ekspedisi dibawa oleh rekannya Asep menuju gudang di Rajeg. “Saya yang muat di pabrik. Saya bawa sampai Karangtengah, sampai di sana (Karangtengah-red), saya naik bus untuk pulang kampung,” kata Toto.

Dari penjualan sepatu ekspor, Toto mendapat Rp70 juta. Sedangkan Asep menerima Rp30 juta. “Dapatnya Rp70 juta, dia (Asep-red) Rp30 juta,” tutur Toto. (mg05/alt)