Sopir Kuras Brankas Majikan

0
379 views

SERPONG – Apartemen Amarta Pura Unit B Lantai 51 Lippo Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, dibobol maling, Kamis (11/6). Uang 45.000 US dollar atau setara Rp800 juta berhasil dikuras dari apartemen yang disewa oleh Yoon Yeong Zue (20) itu.

Pelaku adalah EH (38). Lelaki asal Kabupaten Pandeglang, itu dibantu oleh AS (31). 

Niat jahat EH muncul saat kunci apartemen korban tertinggal di dalam mobil. Bukannya mengembalikan, EH yang bekerja sebagai sopir pribadi korban itu, justru menyusun rencana jahat.

EH bersama AS masuk apartemen dan membobol brankas milik korban. Kedua pelaku menguras uang tunai 45.000 US dollar atau setara Rp800 juta dari brankas korban.

Kapolres Tangsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Iman Setiawan mengatakan, korban baru melaporkan insiden itu ke Mapolsek Kelapa Dua usai mengetahui brankasnya dibobol.

“Setelah korban melapor, anggota saya melakukan penyelidikan dan diketahui satu orang tersangka supir EH pada korban,” kata Iman saat konferensi pers, Senin (7/9).

Polisi pun mencari keberadaan EH. Diketahui, EH kabur ke Pulau Sumatera. EH berhasil diringkus dipersembunyiannya di Lampung. Saat diinterograsi, EH mengakui telah bekerjasama dengan AS untuk membuka brankas korban. “Setelah menukar ke rupiah, pelaku menggunakan hasilnya membuka bengkel,” jelasnya.

Selain membuka bengkel, uang hasil kejahatan itu dibelikan satu unit sepeda motor dan satu unit mobil. Peralatan bengkel, sisa uang hasil curian, satu unit motor dan satu unit mobil diamankan polisi sebagai barang bukti.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUH Pidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tuturnya

Sementara itu, pelaku EH mengaku sudah mengetahui letak brankas majikannya saat dirinya masuk ke dalam apartemen tersebut. “Uang hasil kejahatan ini saya pergunakan untuk kehidupan sehari-hari dan membuka usaha bengkel di Lampung,” ujarnya. (rbnn/nda)