Sopir Mengantuk, Bus Tabrak Truk Fuso

Diduga mengantuk, sopir bus Asli Prima gagal menyalip sehingga menabrak bagian belakang truk Fuso. Atas insiden itu, enam orang dilarikan ke rumah sakit terdekat.

CILEGON – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di wilayah Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa (26/6). Tepatnya di Cikuasa Atas, di depan Indomaret. Pada laka tersebut, bus Asli Prima dengan nopol A 7505 KC trayek Merak-Bekasi menabrak bagian belakang truk Fuso dengan nopol B 9920 UYU.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, kecelakaan terjadi sekira pukul 09.00 WIB. Bus datang dari arah Merak menuju Bekasi dengan kecepatan tinggi. Namun ketika sampai di depan Indomaret, bus yang tadinya hendak menyalip truk Fuso yang diparkir di depan Indomaret, tidak jadi lantaran dari arah berlawanan satu truk kontainer melintas. Sehingga, sopir bus banting setir ke kiri dan akhirnya menabrak bagian belakang truk Fuso.

Pantauan Radar Banten kemarin, bagian depan bus ringsek parah. Sedangkan bagian belakang truk Fuso tidak mengalami kerusakan. Para penumpang dan kondektur yang menjadi korban sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara sopir bus yang bernama Satim diduga kabur setelah bus yang dikendarainya menabrak truk Fuso.

Salah satu warga yang melihat kecelakaan tersebut, Sofyan mengatakan, sebelum terjadinya kecelakaan, diduga sopir bus mengalami kantuk sehingga membuat bus yang dikendarai menjadi oleng. “Dalam kecelakaan ini ada enam korban yang dilarikan ke RSKM (Rumah Sakit Krakatau Medika),” katanya kepada wartawan.

Sofyan menuturkan, berdasarkan informasi dari salah satu penumpang yang persis di belakang sopir bernama Joni, sopir memang agak mengantuk ketika mengemudikan bus. “Ketika akan menyalip, dia lihat ada truk dari arah yang berlawanan, akhirnya dia banting kiri sampai habis. Karena tidak berhati-hati lantaran mengantuk, membuat bus oleng dan menabrak bagian belakang truk Fuso,” tutur Sofyan.

Menurut Sofyan, atas insiden tersebut, enam korban mengalami luka-luka. Termasuk ada tiga korban anak-anak yang mengalami luka ringan. “Sampai kemarin, tidak ada korban jiwa. Mudah-mudahan semua korban selamat semua,” ujar Sofyan.

Sementara sopir truk Fuso, Johan mengaku, kaget dengan kecelakaan yang melibatkan truk yang ia kendarai. “Saya parkir truk di depan Indomaret karena saya mau membeli e-toll. Ketika saya beli e-toll, terdengar suara keras. Lalu saya keluar, dan ternyata bus Asli telah menabrak truk yang saya bawa,” terang lak-laki asal Padarincang yang berusia 24 tahun itu.

Kata Johan, truk yang dikendarainya memang tidak mengalami rusak parah. Johan rencananya membawa muatan truk yang berisi kertas tersebut dari Lampung menuju Surabaya. “Sampai sini (Cikuasa Atas), truknya ditabrak bus,” tutur Johan.

Terpisah, Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Cilegon Iptu Harlen Tampubolon menyatakan, untuk kendaraan langsung dibawa ke Mapolres. “Sedangkan untuk sopirnya untuk sementara ini diduga kabur. Karena ketika kejadian, sopir bus sudah tidak ada di TKP (tempat kejadian perkara),” terangnya. (Umam/RBG)