Sosialisasi Manfaat Koperasi Lewat Jalan Sehat

SERANG – Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperindaginkop dan UKM) Kota Serang menggelar jalan sehat dalam rangka peringatan Hari Koperasi ke-71. Pada kegiatan yang diikuti sekira seribu orang itu, Disperdaginkop dan UKM sekaligus melakukan sosialisasi manfaat koperasi.

Peserta jalan sehat itu terdiri dari para pegawai Pemkot Serang, masyarakat umum, sekolah-sekolah, serta para anggota koperasi se-Kota Serang.

Kepala Bidang Koperasi Disperdaginkop dan UKM Kota Serang Handrian Mungin mengatakan, di Kota Serang ada 320 koperasi. “Namun yang aktif hanya 127 koperasi saja,” ujar Mungin di sela-sela jalan sehat di Alun-alun Barat, Kota Serang, Jumat (31/8).

Mungin mengatakan, meskipun banyak yang tak aktif, tetapi pergerakan koperasi di Kota Serang cukup baik. Setiap tahun, ada saja masyarakat yang membuat koperasi. Apalagi, syarat untuk membuat koperasi tak sulit yakni keanggotaan minimal 20 orang, melakukan rapat dengan Disperdaginkop dan UKM, kemudian dibawa ke notaris untuk kemudian diajukan ke Kementerian Koperasi. “Biasanya lebih banyak koperasi dari masyarakat umum ketimbang perusahaan,” tuturnya.

Namun, lanjut dia, ada juga sekolah dan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Serang yang membentuk koperasi. Selain itu, jenis koperasi yang paling banyak diminati yakni simpan pinjam. Sedangkan koperasi usaha membutuhkan modal lebih banyak yang jumlahnya tergantung para rapat anggaran.

Kata dia, selain pemberian doorprize kepada peserta jalan sehat yang beruntung, kegiatan itu juga diisi dengan pemberian hadiah kepada 20 koperasi berprestasi berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan Disperdaginkop dan UKM.

Mungin mengatakan, pihaknya juga tahun ini memberikan pelatihan manajemen keuangan kepada koperasi. “Dengan harapan, manajemen koperasi mereka lebih baik,” ujarnya.

Kepala Disperdaginkop dan UKM Kota Serang Akhmad Benbela mengatakan, koperasi harus didukung untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. “Karena sesuai dengan moto koperasi, dari, oleh, dan untuk kita,” ujarnya.

Adsa II Kota Serang Moch Poppy Nopriadi menjelaskan, pembangunan koperasi mengalami kemajuan yang cukup mengembirakan jika diukur dengan jumlah koperasi, jumlah anggota, aktif, dan volume usaha. Pada masa sekarang secara umum koperasi mengalami perkembangan usaha dan kelembagaan yang mengairahkan. Namun demikian, koperasi masih memiliki berbagai kendala untuk pengembangannya sebagai badan usaha. “Hal ini perlu memperoleh perhatian dalam pembangunan usaha koperasi pada masa mendatang,” katanya. (*/Rostinah/RBG)