Sosialisasi Minim, Masyarakat Ogah Divaksin

0
1550
VAKSINASI: Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan tensi kepada peserta vaksin, di RSUD Banten, Kota Serang, Rabu (24/2). Lebih dari 3000 petugas pelayanan publik mengikuti vaksinasi hari pertama tersebut yang akan berlangsung hingga Sabtu (27/2) nanti. QODRAT/RADAR BENTEN

SERANG – Sejumlah masyarakat masih enggan divaksin. Hal itu dibuktikan juga dengan hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia. Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 41 persen responden tidak bersedia divaksin. Sementara yang bersedia hanya 15,8 persen. Survei dilakukan melalui telepon terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak dari sampel survei tatap muka langsung yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020.

Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Banten, dr Budi Suhendar, pemerintah sudah melakukan sosialisasi, tetapi masih kurang. “Sosialisasi harus tetap dilakukan,” ujar Budi, kemarin.

Kata dia, agar masyarakat bersedia divaksin maka Pemprov Banten tentunya terus menerus mengupayakan sosialisasi kepada semua kalangan tentang vaksin, baik itu manfaat dan tujuannya. (den/air)

Baca selengkapnya di Koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id