Spesies Kucing Besar Ditemukan di Ujung Kulon, Hewan Apa?

0
130

SERANG – Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) temukan spesies kucing besar yang berbeda coraknya dengan harimau jawa maupun macan tutul.

“25 agustus lalu, tim telah melakukan inventarisasi banteng, kami menemukan kucing besar sedang menikmati banteng yang sudah mati,” papar Kepala Balai TNUK U Mamat Rahmat di Pulau Peucang, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Minggu (24/9).

Dimana kucing besar tersebut, kata dia, memiliki corak warna berbeda dengan corak macan tutul yang sering dijumpai.

“Terekam video trap kalau macan tutul ada hitam totol-totol atau kekuningan totol-totol,” ujarnya.

Ada corak yang jauh berbeda. Dikatakan dia, kucing besar itu berwarna hitam menyeluruh dengan garis kuning yang sedikit.

“Kami hanya merekam dengan keterbatasan kamera, belum menentukan jenis apa,” ucapnya

Dijelaskan, tim selama sepuluh hari terdiri 8 orang ke Gunung Payung dan Gunung Planca memasang 15 vidio trap. Kata dia, tim msngumpulkan feses, jejak dan bekas cakaran kucing besar.

“Feses akan dianalisis. kami belum bisa memastikan kucing besar itu harimau jawa atau macan tutul,” tuturnya.

Untuk menentukan, jelasnya, hasil video trap dan DNA selama dua bulan akan dianalisis. Hasil identifikasi spesies, tergantung dengan alat dan kesiapan tim ahli menguji ke lab kedokteran hewan di Institut Pertanian Bogor yang dishare untuk dianalisis lebih dalam.

“Memang fisik morfologinya lebih kecil bahkan pendeknya sama dengan merak. Ekornya panjang dan membesar sekilas mirif macan tutul. Itu yang terekam anak remaja. Semua jenis kucing ketika terancam rambutnya akan berdiri,” ucapnya lagi.

Pihaknya terus mempelajari kucing bedar tersebut dengan menganalisis dan mempelajari lebih spesifik. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).