Satpol PP Provinsi Banten saat menggelar operasi yustisi

CILEGON – Penyataan mengejutkan diungkapkan oleh Camat Jombang Agus Ariyadi terkait dengan operasi yustisi yang dilakukan oleh Satpol PP Provinsi Banten di wilayahnya, Rabu (30/12/2015). Agus mengatakan, operasi itu atas permintaan pihaknya menyusul adanya salah seorang warga Jombang yang dideportasi dari Suriah, lantaran diduga terlibat dalam jaringan ekstrimis Islam State of Iraq and Syiria (ISIS), belum lama ini.

“Operasi ini atas permintaan kami. Karena seperti yang diketahui Cilegon kan adalah daerah transit, dan Jombang adalah pusat kota. Untuk itu kita perlu terus mewaspadai adanya penyebaran jaringan itu (ISIS),” ujarnya.

Kelengkapan administrasi kependudukan warganya, kata dia, dijadikan kontrol untuk mengetahui keberadaan warga maupun aktivitasnya. Disinggung terkait dengan adanya warga Kecamatan Jombang yang diduga terlibat dalam jaringan terlarang itu, dirinya menolak memberikan keterangan secara terbuka. “Namanya (warga Jombang yang diduga terlibat Isis) saya lupa ya, profesinya wiraswasta. Cuma yang pasti dia terus kita pantau,” katanya.

Lebih jauh, lanjut Agus, pihaknya sudah mengetahui kabar akan adanya ancaman yang dilakukan gerakan ekstrim tersebut pada saat moment pergantian tahun. “Kabarnya, sasaran mereka (Isis) ini, tempat keramaian, hotel, tempat wisata pada malam tahun baru. Untuk itu saya mengimbau kepada warga agar tidak mendekati tempat yang saya sebutkan tadi pada saat pergantian tahun. Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. (Devi Krisna)