PAMERAN Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat nasional ke XVIII di Kota Mataram, Nusa Tengara Barat (NTB) sejak Tanggal 22–26 November 2016 secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur NTB, Muhamad Amin. Provinsi Banten menyabet juara 2 terbaik kategori stand TTG tingkat nasional.

Kegiatan tahunan yang digelar Kemendes PDTT menjadi ajang adu kreatif bagi 33 provinsi yang ambil bagian. Penghargaan peringkat kedua stand terbaik pun melengkapi penghargaan Provinsi Banten sebelumnya.

Penghargaan diterima langsung oleh Asep Jaya, Sekretaris BPPMD Provinsi Banten yang diberikan oleh Direktur SDA TTG Kemendes PDTT sebelum kegiatan TTG ditutup secara resmi.

“Meski berkesan minimalis akan tetapi tetap berusaha memaksimalkan potensi yang dimiliki, agar dapat berkiprah di tingkat nasional, khususnya di Gelar Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional,” kata Almahdi, Kasubid Pengembangan Manajemen Pembangunan Partisipatif pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Desa (BPPMD) Provinsi Banten.

Menurutnya, penghargaan stand terbaik pada ‎tahun 2015 juga berhasil diraih Provinsi Banten saat pameran Teknologi tepat Guna XVII di Aceh, sementara tahun ini

Meraih penghargaan terbaik ke-2, sedangkan juara ke-1 diraih oleh tuan rumah, NTB. “Alat-alat tersebut yg menjadi juara tahun lalu sudah di inkubasi oleh Puspiptek juga mendapatkan dukungan penyempurnaan kualitas, anggaran dan pangsa pasar, sehingga alat-alat tersebut dapat terus berkembang di Banten khusus dan dapat bermanfaat untuk kemaslahatan orang banyak,” ungkapnya.

Almahdi menambahkan, bahwa ada yang Menarik berkaitan dengan Stand Banten ini di Gelar TTG ke XVIII di NTB. Aeberapa Unsur pimpinan dari Kabupaten Kota yang hadir pada saat pembukaan dan dilanjutkan melihat stand Banten. Beragam saran dan kritik terlontar dari para unsur pimpinan.

“Memang stand Banten minimalis, karena anggaran yang digunakannya pun minimalis. Sementara Jawa Timur standnya super Jumbo. Namun dengan kualitas yang tinggi, stand super jumbo itu pun hanya meraih juara harapan,” katanya.

Selain itu, tim TTG Provinsi Banten memanfaatkan peluang secara maksimal momen Gelar Tekhnologi Tepat Guna ke XVIII ini, bukan hanya sekadar untuk melakukan promosi, bahkan berupaya untuk dapat melakukan transaksi penjualan produk yang ditampilkan oleh provinsi Banten, baik produk UMKM maupun Alat produksi hasil inovasi masyarakat Banten. “Sebuah prestasi yang membanggakan, dalam momen ini tim TTG Provinsi Banten dapat melakukan transaksi sebesar Rp1,8 miliar. Baik transaksi tunai maupun transaksi nontunai.‎ Semoga tahun depan bisa menjadi yang terbaik,” ungkapnya. (ADVERTORIAL/BPPMD PROVINSI BANTEN)