Kasus narkoba kembali mengguncang Lamongan. Sebelumnya, polisi menangkap basah sekretaris PDIP Perjuangan Lamongan yang pesta sabu-sabu (SS) pada malam pergantian tahun baru 2015. Kini istri pejabat diciduk ketika mengisap asap kristal yang bisa membuat kecanduan itu.

Dia adalah Yuni Setyowati, 36, istri Kepala Dinas Pengairan Lamongan Supandi. Dia ditangkap anggota Unit II Satreskrim Polres Lamongan ketika berpesta SS di gudang tembakau di kawasan Desa Kalen, Kecamatan Kedungpring, Minggu sore (1/2). Ironisnya, saat Yuni ditangkap, Supandi sedang terbaring opname di rumah sakit.

Terdapat juga tiga teman Yuni. Antara lain, Eko Tomaji, 38, dan Sentot Margono, 53, alias Gono. Keduanya merupakan warga Lingkungan Tanggulrejo, Kelurahan/Kecamatan Babat. Ada juga Choniek Mashuri, 37, asal Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, Bojonegoro.

Gono tertangkap tidak di tempat kejadian perkara (TKP), melainkan di rumahnya. Itu merupakan hasil pengembangan penyidikan terhadap Yuni, Eko, dan Choniek. Dari tangan Gono pula, polisi mendapatkan barang bukti SS yang belum terpakai.

”Gono ternyata pemasoknya. Sabu-sabu yang dipakai tersangka untuk pesta dibeli dari Gono,” kata Kapolres Lamongan AKBP Trisno Rachmadi yang didampingi Wakapolres Lamongan Kompol Aditya Kurniawan dan Kasatreskrim AKP Efendi Lubis kemarin siang (2/2). (idi/nas/bh/mas/jpnn)