Suasana Memanas, Warga Akan Bongkar Paksa Segel SMPN 1 Mancak

Ratusan warga dan alumni di depan gerbang SMPN 1 Mancak yang masih disegel.

SERANG – Ratusan warga dan alumni mendatangi SMPN 1 Mancak untuk membongkar paksa segel gerbang sekolah. Aksi pembongkaran sempat ricuh namun sampai sekarang masih dalam proses negosiasi antara warga dan penyegel yang mengaku ahli waris tanah bernama Aris Rusman, Kamis (17/10).

Kepala Sekolah SMPN 1 Mancak Tata Witarsa mengatakan, ratusan warga mulai mendatangi sekolak pada pukul 16.00 WIB. Hingga pukul 20.00 WIB, warga dan penyegel gerbang masih berdiskusi. “Warga mau ngebongkar paksa gerbang,” kata Tata kepada Radar Banten melalui sambungan telepon seluler.

Tata mengaku, pihaknya menyerahkan sepenuhnya permasalahan penyegelan ini kepada Pemkab Serang. Namun warga dan orangtua murid, termasuk alumni merasa terganggu karena penyegelan ini dan terjadilah aksi bongkar paksa. “Wajarlah, kan mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa,” keluhnya.

Kata Tata, sejak disegel pada Senin (14/10) lalu, proses KBM siswa SMPN 1 Mancak dipindahkan ke SMAN 1 Mancak yang lokasinya tidak terlalu jauh. “Semoga permasalahannya cepat selesai supaya siswa bisa belajar dengan tenang,” harapnya.

Seorang warga, Jhoni E Wangga menambahkan, jumlah warga yang ikut aksi semakin bertambah menjelang malam. Namun belum juga ada hasil keputusan pasti dari aksi tersebut. “Sekarang masih berdiskusi,” katanya.

Jhoni menambahkan, kondisi terkini warga makin memanas dan melakukan aksi pembakaran ban di jalan. (Haidar)