Sudah 50 Orang Gila di Banten yang Dirazia Polisi

SERANG – Selama dua pekan terakhir, sudah sekitar 50 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dirazia oleh polisi dan personel gabungan di sejumlah kabupaten kota di Provinsi Banten.

Informasi tersebut diperoleh dari Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo setelah melakukan pertemuan bersama Gubernur Banten Wahidin Halim, ulama, akademisi, dan masyarakat di aula Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Selasa (27/2).

“Yang bisa diamankan di kantor polisi kita amankan, yang dijemput keluarganya kita serahkan, ada juga yang kita serahkan ke Dinas Sosial,” ujar Listyo kepada sejumlah awak media.

Dijelaskan Listyo, razia kepada orang dengan gangguan jiwa itu karena saat ini sedang santer isu kekerasan terhadap ulama oleh orang gila dan aksi persekusi terhadap orang dengan gangguan jiwa tersebut.

Dijelaskannya, razia dilakukan oleh seluruh Polres di wilayah hukum Polda Banten bekerjasama dengan TNI dan juga unsur pemerintah daerah. Razia tersebut dilakukan untuk melindungi orang dengan gangguan jiwa tersebut dari amukan masyarakat.

Sejauh ini, kasus persekusi terhadap orang gila di Banten sudah terjadi sebanyak enam kali, namun belum ada kasus orang gila yang menyerang ulama terjadi di Banten.

“Kita terus jaga agar hal tersebut tidak terjadi,” katanya.

Karena itu, Listyo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri. Jika melihat seseorang yang dicurigai, harap melaporkannya kepada pihak kepolisian. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)