Sudah Tak Layak, Meja dan Kursi SDN Deringo Rusak

Anggota Komisi III DPRD Kota Cilegon Rahmatulloh melakukan pengawasan di SDN Deringo, Jalan Sunan Kudus, Lingkungan Pekalongan, Kelurahan Deringo, Kecamatan Citangkil, Sabtu (9/9) pagi.

CILEGON – Anggota Komisi III DPRD Kota Cilegon Rahmatulloh melakukan pengawasan ke SDN Deringo, Jalan Sunan Kudus, Lingkungan Pekalongan, Kelurahan Deringo, Kecamatan Citangkil, Sabtu (9/9) pagi. Pengawasan yang dilakukannya terkait laporan masyarakat tentang kondisi fasilitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Deringo kurang memadai.

Ditemui usai pengawasan, anggota Komisi III DPRD Kota Cilegon Rahmatulloh mengatakan, sebagai masyarakat dan anggota Dewan, ia hanya ingin melihat langsung kondisi fasilitas KBM di SDN Deringo. “Saya mendapat laporan dari masyarakat yang menyampaikan kondisi fasilitas belajar di SDN Deringo. Terutama bangku dan meja murid yang banyak sudah tidak layak. Kami kan Wakil Rakyat yang berkewajiban menyampaikan aspirasi masyarakat, termasuk bidang pendidikan. Saya tidak melihat kalau Kelurahan Deringo ini bukan dapil (daerah pemilihan) saya. Tapi, saya wakil rakyat Cilegon secara keseluruhan. Tolong jangan lihat sisi politiknya,” kata Rahmatulloh kepada awak media, Sabtu (8/9) pagi.

Rahmatulloh menambahkan, setelah melihat langsung kondisi fasilitas KBM yang dimiliki SDN Deringo, terutama kursi dan meja belajar murid, ia menilai lebih banyak yang sudah tidak layak. “Kalau dipersentasekan, lebih banyak yang tidak layak daripada yang layak. Kami akan menyampaikan kepada Pemkot Cilegon dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon agar memfasilitasi bangku dan meja belajar murid SDN Deringo,” imbuhnya.

Dengan anggaran yang dimiliki Dindik saat ini, lanjutnya, yang mencapai 20 persen dari APBD Kota Cilegon, seharusnya kondisi itu tidak terjadi. “Apalagi sekarang kan naik menjadi 23 persen. Untuk itu, semua sektor pendidikan di Kota Cilegon harus baik. Fisik bangunannya harus baik dan layak, begitu juga fasilitas pendukung lainnya juga harus baik dan layak. Seperti bangku, meja, lemari, perpustakaan, lapangan upacara, dan lapangan olahraga,” terang Ketua DPC Partai Demokrat itu.

Terpisah, Anggota DPRD Kota Cilegon Dapil Citangkil-Ciwandan Nurrotul Uyun mengatakan, ia juga sudah melihat langsung kondisi fasilitas KBM di SDN Deringo. “Sekolah ini memiliki banyak siswa berprestasi di berbagai bidang. Dengan hadirnya sarana dan prasarana yang memadai, saya rasa bisa lebih menunjang prestasi anak didik lagi. Memang ada beberapa kelas yang perlu dilengkapi kembali, seperti bangku dan meja yang memang harus diganti. Ini jadi PR saya sebagai dapil Citangkil-Ciwandan,” ujarnya.

Ia berjanji akan menyampaikan kondisi SDN Deringo kepada TAPD bahwa prioritas pendidikan harus diutamakan. “Pendidikan harus mendapatkan anggaran yang memadai,” tuntas wanita Kader DPD PKS Kota Cilegon itu.

Sementara itu, Plt Kepala Sekolah SDN Deringo Tafrikh membenarkan, kondisi bangku dan meja belajar muridnya kurang. Namun, pihaknya mengaku belum mengajukan permohonan kepada Dindik Kota Cilegon. “Memang bangku dan meja masih kurang, tapi kami belum mengajukan ke Dindik. Kalau pengajuan secara lisan sudah, orang Dindik bilang nanti tahun 2019 dikasih. Saya kan baru empat bulan ditunjuk sebagai Plt Kepsek di SDN Deringo,” ucapnya.

Ia menyatakan, dengan kondisi saat ini, sekolah masih membutuhkan sekira 14 meja dan 28 kursi. “Kurangnya untuk satu kelas lah. Kan satu kelas sekarang dibatasi jumlah muridnya, hanya 28 orang. Ya segitu lah kurangnya. Kalau fasilitas lainnya cukup,” ujar Tafrikh. (Andre AP/RBG)