Sukabela Jadi Hijau dan Berwarna

KASEMEN – Hijau dan berwarna. Kesan yang langsung terlihat ketika mengunjungi Lingkungan Sukabela, RT 02 RW 01, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Rabu (22/4). Warga RT ini telah mengubah wajah lingkungannya demi Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020.

Dari gapura, jalan paving block telah dicat warna-warni. Pot-pot tanaman berjejer rapi di pinggir sepanjang jalan. Lukisan pemandangan alam menambah semarak suasana RT 02.

Kemarin, sejumlah warga masih terlihat bergotong royong memotong rumput, mengecat dinding. Ibu-ibu warga RT ini pun tidak mau ketinggalan membersihkan lingkungan. Mereka menyapu halaman rumahnya.

Ketua RT 02 M Safari mengatakan, penataan lingkungan telah dilakukan warganya sejak Januari 2020. Konsep lingkungan hijau dan jalan berwarna menjadi target. “Kita ingin lingkungan kita ini indah, hijau, dan berwarna,” katanya kepada Radar Banten.

Safari mengaku, kegiatan warga megubah wajah RT 02 dilakukan secara swadaya. Pedagang yang buka lapak di RT 02 pun ikut berpartisipasi dengan memberikan bantuan berupa cat. “Semuanya kompak, saling bantu,” ujar Safari.

Ketua RW 01 Sihabudin menambahkan bahwa LRLA Kota Serang 2020 telah mengubah tampilan RT 02. Dari kumuh dan gersang, sekarang menjadi hijau, berwarna, dan indah. “Dengan bagus begini, warga juga pasti betah di rumah,” ucapnya.

Sihabudin memastikan, lingkungan RT 02 juga aman dan kondusif. Kegiatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sudah digalakkan. “Setiap malam, pasti ada aja yang meronda,” jelasnya.

Rencananya, menurut Sihabudin, pengurus RT dan RW akan membentuk kelompok pemuda sadar hukum. Tahapannya sudah dilalui, seperti menentukan ketua dan anggota. Pengurus kelompok ini adalah para pemuda yang aktif menjalankan setiap program di Kelurahan Kasemen.

“Nanti kita koordinasikan lagi untuk membuat surat legalitasnya,” tegas Sihabudin.

Konsep penghijauan di RT 02 ini sejalan dengan program yang dicanangkan Pemerintah Kelurahan Kasemen. Menurut Lurah Kasemen Ahmadi, pihaknya menargetkan penanaman 1.000 pohon jeruk limau di tiga RW. Yakni, RW 01, RW 05, dan RW 09.

Saat ini baru terealisasi sebanyak 270 pohon jeruk yang sudah ditanam. “Prosesnya bertahap. Saat ini baru 270 pohon jeruk limau yang sudah ditanam. Nanti, sebelum penjurian (LRLA-red), kita bakal tanam lebih banyak lagi,” katanya. (mg06/don)