Sulit ‘Tergoda’, Dewa Ajukan Cerai

Love Story

Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

1. Tak Bisa

Kehidupan ranjang lagi-lagi memicu terjadinya perceraian, ini terjadi pada pasangan Dewa (32) dan Dewi (30), keduanya nama samaran. Dewa mengajukan permohonan cerai talak, lantaran kesulitan terangsang saat berhubungan suami istri dengan Dewi.

Sepintas, sepertinya Dewi yang menjadi korban pada kasus ini. Seolah-olah, Dewi dibuang Dewa karena tidak lagi cantik dan membuatnya terangsang. Namun hal sebenarnya tidak seperti itu. Bahkan pada kasus ini, Dewa mencoba membuang dirinya sendiri dari kehidupan rumah tangganya. “Sayalah yang dalam posisi sebagai korban. Saya ingin melepas Dewi agar dia bisa mencari lelaki lain untuk dinikahi,” katanya.

Ternyata, persoalan pasangan ini muncul karena faktor kesehatan Dewa. Ia mengalami kelainan hormon yang membuatnya kesulitan merasakan rangsangan. “Saya ini sulit terangsang, karena hormon libido saya sangat sedikit. Gara-gara itu, saya sulit sekali melakukan hubungan badan. Kasihan kan istri,” tuturnya.

Menurut Dewa, penyakit ini muncul akibat kecelakaan pada awal 2014. Insiden ini terjadi beberapa hari sebelum akad nikah. Ia jatuh dari motor ketika tengah mencari barang-barang untuk seserahan akad nikah. Sebuah lubang di jalan membuat motor yang ia kendarai tersungkur. “Waktu itu mau hujan, saya pacu motor hingga kecepatan tinggi. Tidak tahunya ada lubang, saya tersungkur dan terlempar jauh dari motor,” terangnya.

Tubuh Dewa mendarat di atas tumpukan batu. Ia mengalami cedera parah pada tulang belakang dan tulang pinggul. Gara-gara insiden ini, pernikahan Dewa dan Dewi terpaksa ditunda hingga delapan bulan lamanya. Dewa kesulitan berjalan dan perlu melalui sejumlah perawatan intensif. “Saya full bed rest selama empat bulan, sebab retak pada tulang belakang dan pinggul sangat parah.

Dewi yang begitu cinta kepada Dewa, dengan setia menemani calon suaminya sejak hari pertama kecelakaan. Hingga masa penyembuhan, Dewi terus menemani si pujaan hati yang telah ia pacari sejak SMA itu. ”Kemudian setelah lewat enam bulan, saya mulai belajar berjalan. Setelah sembuh total, barulah akad nikah digelar,” jelasnya.

Hari bahagia yang ditunggu sejak lama pun berlangsung. Pernikahan Dewa dan Dewi terasa istimewa meskipun sederhana. Panggung dangdut dihiasi saweran-saweran para tukang ojek sekitar lingkungan. Dewa dan Dewi menyambut hari itu dengan senyuman bahagia.

Namun, saat itulah senyuman terakhir yang muncul dari bibir Dewa. Sebab malam pertama Dewa dengan Dewi, adalah awal penderitaan batin untuk Dewa. Ketika Dewa dan Dewi melakukan foreplay, sang pejantan tidak pernah bereaksi. Ia tetap santai-santai tiduran, tidak mau menggubris godaan-godaan Dewi.

Pada malam itu, Dewa baru menyadari jika kecelakaan yang terjadi pada awal 2014 tidak hanya mencederai tulangnya. Namun memicu kelainan hormon dalam tubuhnya. “Saya jadi kena frigid (disfungsi ereksi-red), saya tidak bisa beraksi di ranjang,” katanya.

Semalaman Dewi mencoba membuat suaminya terangsang, tapi sang pejantan tetap acuh tak acuh. Disitulah Dewa merasa kecewa pada dirinya sendiri, sebab risikonya ia terancam tidak bisa memberikan keturunan.

2. Ternyata Frigid

Dewa dan Dewi sepakat merahasiakan persoalan itu kepada siapa pun. Seminggu setelah akad nikah, Dewi membawa Dewa untuk berkonsultasi ke dokter. “Saat itulah saya menyadari kalau kena frigid,” jelas Dewa.

Kondisi ini jelas berdampak besar terhadap mental Dewa. Bagaimana tidak, dia gagal memperlihatkan keperkasaanya. Gara-gara hal ini pun, keperawanan Dewi terpelihara bahkan tidak tersentuh. Kasihan Dewa, ia loyo di saat sang penjantan seharusnya bergerak bebas.

Lambat laun kabar burung cepat terbang, rahasia rumah tangga Dewa bocor. Dewa dikabarkan tidak perkasa sejak malam pertama, tentu ini membuat heboh seantero jagad raya. Sejumlah pria yang menyadari Dewi masih perawan, mulai mengganggu. Keluarga besar Dewi pun mulai comel, membujuk Dewi meninggalkan Dewa. Hal ini membuat Dewa semakin terpuruk, ia pun merasa jika dirinya tidak lagi pantas menyandang nama suami dari Dewi. “Saya malu jadi suami Dewi, sebab dia cantik dan orang cantik seharusnya didampingi lelaki sejati,” terangnya.

Dewa ternyata baper, terlalu terbawa perasaan. Sebab nyatanya, Dewi menerima Dewa apa adanya. Ia tetap cinta suaminya meskipun tidak pernah disentuh. Dewi pun meyakini jika penyakit Dewa bisa disembuhkan pada waktunya nanti.

Karenanya, Dewi menolak permohonan cerai Dewa. Dia meminta Dewa mencabut permohonan cerai talaknya. Awalnya, Dewa bersikukuh dengan niatnya. Namun Dewi yang sabar hati, berhasil meyakinkan Dewa untuk mencabut permohonannya itu. “Kata Dewi, saya harus percaya dengan Allah. Jangan pernah putus asa. Dia juga berjanji tidak akan pernah meninggalkan saya,” kata Dewa.

Ooooow, soo sweeet, Dewi memang malaikat pelindung Dewa. Beruntung sekali Dewa memiliki Dewi sebagai istri. Akhirnya, Dewa mencabut permohonan cerai talaknya. Mereka kini mulai fokus untuk pengobatan Dewa. “Karena dukungan Dewi, sekarang saya akan berusaha mati-matian mengobati penyakit saya ini,” kata Dewa. (RB/quy/zee)