Sumurhejo Andalkan Jalan Lingkungan

0
523 views

CIKANDE – Lingkungan RW 03, Kampung Sumurhejo, Desa Leuwilimus, Kecamatan Cikande, ditunjuk mengikuti Lomba Kampung Bersih dan Aman 2019. Namun, pengurus lingkungan di Sumurhejo belum melakukan persiapan. Aparatur desa baru menyosialisasikan perlombaan tersebut kepada pengurus lingkungan dan warga Sumurhejo.

Menurut Penjabat (Pj) Kepala Desa Leuwilimus Holil, sosialisasi baru dilakukan karena mayoritas penduduk Sumurhejo merupakan buruh pabrik dan warga pendatang. “Karena itu, hingga kini, Desa Leuwilimus baru tahap sosialisasi,” ujarnya, pekan kemarin.

Kondisi itu, kata Holil, membuat Pemerintah Desa Leuwilimus merencanakan pelaksanaan penataan lingkungan Sumurhejo pada hari libur. Pemerintah desa ingin warga Sumurhejo kompak bergotong royong dan tidak mengganggu aktivitas mereka bekerja di pabrik.

Holil menyatakan, andalan Sumurhejo mengikuti perlombaan tersebut adalah jalan lingkungan. “Infrastruktur jalan menjadi andalan Kampung Sumurhejo. Infrastruktur jalan di Desa Leuwilimus dibangun dari bantuan Pemkab Serang dan dana desa. Pembetonan jalan pada jalan utama dan pembangunan jalan poros kampung dengan paving block,” terangnya.

Penunjukan Sumurhejo mengikuti Lomba Kampung Bersih dan Aman disambut positif oleh tokoh masyarakat setempat, Hambali. Ia mengatakan, kampungnya adalah ibukota Desa Leuwilimus. “Biar Sumurhejo menjadi kampung percontohan dalam hal kebersihan dan keamanan bagi kampung lainnya di Desa Leuwilimus,” katanya.

Untuk menjaga keamanan kampung, jelas Hambali, dilakukan bersamaan dengan kegiatan pengajian rutin setiap pekan. Kegiataan keagamaan itu diikuti oleh warga, perangkat desa, dan pengurus lingkungan, serta aparat penegak hukum dari polsek dan Koramil. “Dengan adanya pengajian rutin, suasana kondusif desa dapat terkontrol,” ujarnya.

Pengurus RW dan RT di Sumurhejo, lanjut Hambali, juga mendata warga pendatang setiap tiga bulan. Soalnya, Sumurhejo dihuni oleh warga pendatang yang bekerja di pabrik di Kecamatan Cikande. “Pendataan warga rutin dilakukan karena banyak warga baru yang datang untuk kerja,” tutupnya. (jay/don/ira)