Swadaya, Warga Tambal Jalan RT 08 Kubang

TAKTAKAN – Penataan kampung yang maksimal dan menyeluruh. Prinsip ini dipegang oleh warga RT 08 RW 05, Lingkungan Kubang, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, dalam menghadapi penilaian tahap dua Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020, Agustus mendatang.

Setelah menata bagian depan RT 08, warga menambal jalan yang berlubang di bagian dalam perkampungan ini sepanjang 400 meter.

Perbaikan jalan secara swadaya ini, menurut Ketua RT 08 Sanian, sesuai masukan dari tim juri LRLA saat penilaian tahap pertama, periode 4-15 Mei 2020. Saat itu, tim juri tidak hanya memberikan tanggapan positif atas hasil penataan lingkungan RT 08. Tim juri juga memberikan masukan soal jalan yang berlubang di RT ini.

“Kami diarahkan untuk gotong royong memperbaiki jalan,” kata Sanian kepada Radar Banten, Minggu (19/7).

Perbaikan jalan ini sebenarnya sudah diajukan oleh warga kepada Pemkot Serang, dan sudah mendapat respons. Namun, Juli ini, belum bisa direalisasikan.

Karena itu, masukan dari tim juri agar warga memperbaiki jalan dengan swadaya, dimusyawarahkan oleh warga RT 08. “Kita sepakat agar tidak mesti menunggu dari Pemkot Serang. Apa yang bisa kita lakukan ya harus direalisasikan segera,” jelas Sanian.

Ia pun merelakan honor sebagai ketua RT selama tiga bulan untuk membeli semen. Pasir dan batu split dibeli menggunakan uang dari iuran warga. “Alhamdulillah, warga kompak swadaya,” ungkap Sanian.

Masukan tim juri untuk memperbaiki jalan secara swadaya, lanjut Sanian, diterima karena keresahan warga atas kerusakan jalan di RT-nya sudah banyak memakan korban. “Biasanya ada orang luar yang main ke sini pada jatuh karena enggak tahu medan dan jalan rusak,” ungkapnya.

Lurah Cilowong Bahtiar mengaku bangga pada semangat dan kekompakan warga RT 08 itu. Ia menilai, LRLA mampu menggerakan perubahan di lingkungan.

“Saya sangat bersyukur. Dengan LRLA ini, banyak perubahan yang baik di lingkungan keenam RT (di Kelurahan Cilowong yang ikut LRLA-red),” ujar Bahtiar. (mg06/don)