Syafrudin Ajak Pramuka Cegah Peredaran Narkoba

SERANG – Maraknya penggunaan narkoba yang kerap menjangkit pergaulan bebas anak-anak muda menjadi sorotan Walikota Serang Syafrudin. Orang nomor wahid di Ibukota Banten ini meminta agar anggota Pramuka ikut mengkampanyekan gerakan anti narkoba.

Ajakan tersebut disampaikannya saat memimpin upacara Hari Ulang Tahun Pramuka ke-58 di halaman Puspemkot Serang, Rabu (14/8). Hal itu sebagaimana amanat yang disampaikan secara nasional oleh Ketua Kwarnas Pramuka.

“Maraknya penyalahgunaan narkoba yang banyak menjangkit anak-anak muda. Pramuka diharapkan menjadi acuan dan pedoman agar tehindar dari narkoba, karena penggunaan narkoba ini rata-rata anak muda,” katanya.

Selain menghindari narkoba, pramuka juga diminta berpartisipasi aktif mengkampanyekan gerakan anti narkoba. “Selain menghindari, pramuka juga harus menggalang kampanye gerakan anti narkoba kepada rekan-rekannya dan masyarakat,” ucap Syafrudin.

Menurutnya Kota Serang sebagai ibukota Banten menjadi daerah urban dan transit lalu lalang orang. Tidak menutup kemungkinan peredaran narkoba kerap terjadi.

Terlebih, di Kota Serang ada beberapa jalur pelabuhan tidak resmi yang memungkinkan masuknya narkoba. “Kota Serang ini adalah daerah kota transit dan lintas, ini juga kami khawatir merebaknya narkoba karena memang di sini ada pelabuhan-pelabuhan tidak resmi yang bisa saja menjadi pintu masuk narkoba,” ucap Syafrudin.

Senada dikatakan Ketua Kwarcab Kota Serang Tb Urip Henus. Menurutnya, gerakan anti narkoba harus terus dikampanyekan pramuka. Pramuka sebagai wadah harus bisa menjadi media pendidikan karakter anak-anak muda di Kota Serang secara dini.

Sekda Kota Serang ini juga menegaskan akan terus melakukan pembinaan terhadap gerakan Pramuka. Bahkan pada 2020 nanti, dirinya akan menaikan anggaran pembinaan dari Rp200 juta menjadi Rp400 juta. “Sesuai arahan pimpinan anggaran pembinaan akan kita naikan dua kali lipat,” kata Urip. (Ken Supriyono)