SERANG – Walikota Serang Syafrudin menginstruksikan agar seluruh lurah memantau penderita gizi buruk di lingkungannya.

Instruksi tersebut disampaikannya saat mengunjungi Kantor Kecamatan Serang, Selasa (11/3).  Menurutnya, kasus penderita gizi buruk bukan masalah sepele dan harus segera diselesaikan sebelum menjadi masalah besar. “Kaligandu ada gizi buruk. Coba lurahnya tengok, kirim (laporan) WA (Whatsapp) ke saya,” ujar Syafrudin.

Seperti diketahui, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang menyatakan ada 54 penderita gizi buruk. Kasusnya tersebar di seluruh kecamatan. Sementara, Kecamatan Kasemen dan Kecamatan Serang menjadi wilayah paling banyak.

Menurut Syafrudin, Kecamatan Serang sebagai ibukota Kota Serang semestinya tidak ada kasus gizi buruk. Untuk itu, sebelum dirinya melakukan pemantauan langsung, para lurah harus sudah melakukan tindakan bersama puskesmas setempat. “Kalau ada dilihat Pak Lurah. Jangan sampai saya atau Wakil Walikota tahu duluan. Sudah survei ke sana Pak Lurah belum. Jangan sampai ini jadi masalah,” cetusnya.

Dia mengatakan, penderita gizi buruk akan menjadi perhatiannya. Ini untuk memastikan anak-anak di Kota Serang tumbuh berkembang dengan baik. Apalagi, penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu visi misinya.

Syafrudin juga menyatakan akan membangun penguatan sarana insfruktur di pelayanan kesehatan. Yakni berupa pelayanan khusus bagi penderita gizi buruk. (Ken Supriyono)