Syukuran Nelayan Bayah Berlangsung Meriah

0
384
Nelayan
Warga memanggul replika perahu diiringi ratusan nelayan dalam acara pesta nelayan Kecamatan Bayah, kemarin. (Foto: Istimewa)

BAYAH – Gelaran syukuran nelayan yang digelar di pesisir pantai Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Minggu (3/4/2016), berlangsung cukup meriah. Ribuan warga tumpah ruah di lokasi kegiatan untuk menyaksikan pesta nelayan tersebut yang diselenggarakan Himpunan Nelayan Bayah (HNB) dan Koperasi Laut Qidul (Kolaqi).

Kegiatan diawali dengan arak-arakan atau karnaval seni dan budaya Banten Kidul serta membawa replika perahu di Jalan Bayah I hingga Bayah II sepanjang lima kilometer. Acara kemudian dilanjutkan dengan ritual penyembelihan kerbau dengan upacara ala kerajaan. Selanjutnya, arak-arakan warga menuju Pantai Bayah untuk melakukan upacara ritual syukuran. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Hayat Syahida, jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lebak, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (FKPK) se-Lebak Selatan (Baksel) dan ribuan warga. “Kegiatan ini merupakan wujud syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki khususnya bagi nelayan,” kata Edi Sunaendi selaku ketua pelaksana kegiatan kepada Harian Radar Banten, kemarin.

Selain itu, kata dia, kegiatan merupakan ide kreatif dari para nelayan yang ingin melestarikan tradisi leluhur serta melestarikan seni budaya Banten kidul. Adapun anggaran kegiatan merupakan hasil swadaya dari para nelayan dan sumbangan para donatur. Kata dia, pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari dengan menggelar berbagai lomba dan hiburan rakyat. “Ini hari puncaknya, mudah-mudahan kami bisa menggelar acara ini pada tahun yang akan datang. Makanya, kita minta support dan dukungan, baik dari pemerintah maupun warga,” paparnya.

Ia menambahkan, perhatian pemerintah terhadap nelayan cukup baik, tetapi masih banyak yang harus menjadi perhatian dari pemerintah. “Terutama pada sarana dan prasarana serta bantuan modal. Ini sangat diperlukan untuk meningkatkan taraf hidup nelayan,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Hayat Syahida mengapresiasi kegiatan syukuran nelayan yang diselenggarakan HNB dan Kolaqi. Kata dia, meski tanpa bantuan biaya dari pemerintah, tetapi para nelayan mampu menggelar acara yang sangat meriah tersebut. “Terus terang saya salut dan kagum kepada nelayan Bayah yang bisa menggelar acara yang sedemikian meriah ini,” puji Hayat.

Menurutnya, kegiatan pesta nelayan ini memiliki dampak positif bagi perkembangan daerah terutama pada sektor kepariwisataan karena kegiatan berisi pentas seni dan budaya lokal. Seperti diketahui, wilayah Baksel memiliki seabrek potensi alam, di antaranya wisata pantai dan wisata Adat. “Tentunya kami dari pemerintah akan selalu mendukung dan terus mendorong kegiatan positif ini. Kita juga akan mendorong agar kegiatan semacam ini mendapat alokasi dari APBD,” kata Hayat. (RB/duy/sr/dwi)