Tabrak Lari, ODGJ Tewas

0
735 views
Petugas mengevakuasi jenazah ODGJ yang menjadi korban tabrak lari, di Jalan Baru Sukadiri, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Selasa (11/8).

SUKADIRI – Seorang pemuda ditemukan tergeletak tak bernyawa di Jalan Baru Sukadiri, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Selasa (11/8). Korban yang menderita gangguan jiwa itu diduga menjadi korban tabrak lari.

Jasad korban kali pertama ditemukan sekira pukul 06.00 WIB. Saat itu, salah seorang warga sedang berolahraga di Jalan Baru Sukadiri.

“Persisnya dekat pintu masuk Perumahan Griya Artha Sepatan Kecamatan Sukadiri. Pria yang sedang berolahraga melihat sosok manusia tergeletak di jalan raya,” kata Kapolsek Mauk Ajun Komisaris Polisi (AKP) Kresna Ajie Perkasa dihubungi Tangerang Ekpsres (Radarbantengrouop) melalui sambungan telepon, kemarin.

Penasaran, warga tersebut kemudian mendekati jenazah korban yang mengalami luka terbuka di perut. “Mengetahui hal tersebut, R (warga-red) melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Mauk,” tutur Kresna.

Usai menerima laporan, Unit Lantas Polsek Mauk yang dipimpin oleh Kanit Lantas Polsek Mauk Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Alwan mengecek lokasi kejadian. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan bekas ban mobil pada bagian perut korban dan jalan di dekat tubuh korban.

Polisi tidak menemukan identitas apa pun pada tubuh korban. Identitas korban baru diketahui usai dievakuasi ke RSU Tangerang. “Tadinya, kami tidak mengetahui identitas korban tabrak lari, karena tidak ada satupun kartu identitas yang dibawa korban. Namun akhirnya ada pihak keluarga korban yang menghubungi kami,” kata Kresna.

Polisi memastikan warga Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang yang berstatus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu tewas akibat tabrak lari. “Diperkirakan peristiwa tabrak lari, baru dua sampai tiga jam, sebelum jenazah korban ditemukan warga,” pungkasnya.

Kresna mengimbau kepada pengemudi yang menabrak korban segera menyerahkan diri kepada petugas. (rbnn/nda)