Tabrak Minibus, Pemotor Tewas Seketika

SERANG – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Serang-Jakarta, Kampung Tanjakan, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Senin (25/11). Sulisno tewas seketika, usai motor yang dikendarainya menabrak minibus.

“Kecelakaan tersebut terjadi pada Senin kemarin (25/11) sekira pukul 16.30 WIB. Pengendara motor atas nama Sulisno meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Kanit Laka Polres Serang Inspektur Polisi Dua (Ipda) Priyanto dikonfirmasi Radar Banten, Selasa (26/11).

Kecelakaan itu bermula saat motor Honda Beat nopol A 3253 WF yang dikemudikan Sulisno melaju kencang dari arah Serang menuju Tangerang. Di lokasi kejadian, korban berusaha menyalip sebuah minibus yang belum diketahui nopolnya.

Nah, dari arah berlawanan melaju minibus Datsun nopol A 1175 ZG yang dikemudikan oleh Saiful Bahri.

“Korban diduga memaksakan menyalip sebuah kendaraan yang berada di depannya. Kemudian di waktu yang bersamaan datang sebuah mobil Datsun dari arah berlawanan sehingga tabrakan tidak bisa dihindarkan,” kata Priyanto.

Motor milik korban tersebut menghantam bagian depan minibus hingga menyebabkan kedua kendaraan tersebut mengalami ringsek. Korban sempat terpental beberapa meter dari lokasi kejadian. “Kedua kendaraan mengalami ringsek. Untuk sopir minibus, dia juga mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumah sakit di Tangerang untuk mendapatkan perawatan medis,” ucap Priyanto.

Jasad korban telah dievakuasi petugas Unit Laka Polres Serang ke RSU dr Dradjat Prawiranegara, Kota Serang. Jasad korban kemudian dibawa keluarganya ke Lampung.  “Informasinya sudah dibawa ke Lampung,” ujar Priyanto.

Dua unit kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke Mapolres Serang. Hingga kemarin, polisi masih melakukan penyidikan. “Masih dalam proses penyidikan. Untuk kendaraan, sudah kami evakuasi dari lokasi kejadian,” kata Priyanto.

Priyanto mengimbau kepada pengendara agar lebih berhati-hati dalam berkendara dan taat pada aturan lalu lintas. “Kami mengimbau untuk patuhi aturan lalu lintas dan jangan ngebut-ngebutan di jalan,” tutur Priyanto. (mg05/nda/ira)