Tabrak Pikap, Pelajar Tewas

SERANG – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Serang-Cilegon, Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (8/1) malam. Seorang pelajar bernama Fatani (17), tewas seketika usai motor yang ditumpanginya menabrak mobil pikap.

Informasi yang diperoleh Radar Banten, peristiwa maut itu terjadi sekira pukul 22.00 WIB. Fatani yang mengendarai motor Honda Beat Nopol A 3850 DG itu melaju dari arah Serang menuju Cilegon. Warga Kampung Cayur, Desa Lebakawana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang ini tidak sendiri. Ahda Prayudi (16) membonceng korban.

Saat bersamaan melaju sebuah mobil pikap nopol A 8724 FC tepat di depan motor korban. Dalam kondisi ngebut, korban gagal mengendalikan kendaraannya. Motor korban langsung menghantam buntut truk. Tabrakan itu membuat Fatani mengalami luka berat dan tewas di lokasi kejadian. Sedangkan Ahda mengalami luka ringan.

Informasi kecelakaan itu diterima polisi. Kedua korban langsung dievakuasi ke RSU dr Drajat Prawiranegara, Kabupaten Serang oleh petugas. Sedangkan dua unit kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke Mapolres Serang Kota.

Kasat Lantas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tesyar Rhofadli mengaku masih mendalami kasus kecelakaan tersebut. Sejumlah saksi, termasuk pengemudi pikap bernama Bustomi (23) telah dimintai keterangan. “Sudah kami lakukan pemeriksaan. Kecelakaan tersebut terjadi semalam sekira pukul 10. Berdasarkan pemeriksaan saksi, pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak kendaraan pikap yang akan masuk ke SPBU untuk mengisi bahan bakar,” kata Tesyar, Kamis (9/1). 

Kecelakaan maut itu menambah daftar korban tewas di jalur tengkorak tersebut. Oleh karena itu, Tesyar meminta warga selalu berhati-hati dalam berkendara. “Kecelakaan sering terjadi karena perilaku pengendara yang ego saat berkendara. Patuhi peraturan lintas lintas dan jangan ngebut-ngebutan di jalan,” kata mantan Kasat Lantas Polres Pandeglang ini. (mg05)