Tahun Ajaran Baru, Jual Emas untuk Biaya Anak Sekolah

Toko Emas

SERANG – Seiring meningkatnya biaya untuk kebutuhan anak sekolah yang mulai dirasakan pada tahun ajaran baru, mau tidak mau banyak masyarakat yang menjual emasnya untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Seperti yang terpantau di Pasar Induk Rau (PIR), terlihat banyak masyarakat yang mulai menjual emasnya yang sebelumnya dibeli untuk memperhias diri di kala Lebaran lalu. Titi, warga Cigabus, mengaku dirinya menjual kalung emasnya untuk membiayai kebutuhan anaknya yang mulai memasuki jenjang sekolah menengah pertama (SMP). “Ini mau jual kalung, buat biaya sehari-hari jajan sama ongkos anak, ditambah juga buat anak MOS (masa orientasi siswa) kan perlu bahan-bahan yang di beli,” ungkapnya, Selasa (19/7).

Senada dengan Titi, Mila juga mengaku dirnya menjual emasnya untuk membeli perlengkapan sekolah baru anaknya. “Buat beli tas sama sepatu, kemarin belum dibeliin. Baru baju aja yang dibeli, kasihan kalau nggak dibeliin baru, namanya juga anak SD,” ujarnya.

Mereka rela untuk menerima potongan harga senilai Rp10 ribu sampai Rp15 ribu pergramnya.

Arul, pemilik salah satu toko emas mengatakan, pada momen Lebaran kemarin banyak masyarakat yang berbondong-bondong membeli emas. “Peningkatan jumlah penjualan juga lumayan meningkat sekitar 30 sampai 50 persen perharinya. Namun seusai Lebaran, malah berbanding terbalik, banyak masyarakat yang menjual perhiasannya untuk biaya kebutuhan anak sekolah mereka,” katanya.

Harga emas murni yang terdiri dari emas kuning dan emas putih di Provinsi Banten khususnya untuk Kota Serang, masih cenderung sama seperti Lebaran kemarin. Harga emas 24 karat masih di kisaran Rp520 ribu pergram, 23 karat kisaran Rp420 ribu pergram, dan 22 karat dihargai kisaran Rp250 ribu pergram. (Wirda)