Tahun Ini BI Banten Gelar Tiga Acara

0
1.471 views
Kepala KPw BI Banten Erwin Soeriadimadja saat memaparkan rencana event BI Banten di sela-sepa acara Capacity Building Wartawan Ekbispar Banten di Alana Hotel, Sentul, Bogor, Jumat (21/2).

SERANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten akan menggelar tiga acara besar pada tahun 2020 sebagai salah satu agenda mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.  Yaitu Pekan QR Indonesian Standard (QRIS) pada 14-15 Maret, Forum Pariwisata Banten, dan Road to Karya Kreatif Indonesia (UMKM Expo) pada  24-26 Juli. 

Hal itu disampaikan Kepala KPw BI Banten, Erwin Soeriadimadja pada Capacity Building Wartawan Ekbispar Banten di Alana Hotel, Sentul, Bogor, Jumat (21/2).  Pada Pekan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), BI akan menggumpulkan sejumlah merchant dan mengenalkan QRIS kepada masyarakat luas agar tranasaksi elektronik semakin meningkat.

QRIS diterapkan mulai 1 Januari 2020 untuk menyatukan barcode transkasi non tunai. Sebelum kebijakan ini dikeluarkan, merchant harus menyediakan beragam scan barcode dari beragam penyedia jasa sistem pembayaran seperti Gopay, Dana, Ovo, dan lainnya.

Dia melanjutkan, acara kedua yang akan diselenggarakan yakni Forum Pariwisata Banten sebagai salah satu acara untuk meningkatkan pariwisata. Pariwisata Banten memiliki potensi, BI juga ingin ikut berperan mendorong sektor pariwisata. “Ini sejalan dengan program pusat sehingga perlu dihidupkan kembali,” katanya.

Sementara Road to Karya Kreatif Indonesia (UMKM Expo) pada 24-26 Juli 2020,  BI Banten akan menggundang sejumlah UMKM binaan BI dengan melibatkan pemda dan perbankan.

Erwin berharap tiga kegiatan tersebut akan menguatkan perekonomian di Banten. “Mohon dukungan dari semua pihak semoga ini berjalan dengan lancar,” harapannya.

Kepala Tim Divisi Sistem Pembayaran KPw BI Banten Erry P Suryanto mengungkapkan, sebelum acara pekan QRIS pada 14-15 Maret mendatang, BI Banten juga akan menggelar beberapa acara seperti sosialisasi atau edukasi mengenai QRIS. “Nanti juga akan ada community based,” katanya. (skn/aas)