CILEGON – Tahun ini penjualan tiket di pelabuhan penyeberangan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan segera diberlakukan secara online.  Rencana itu diungkapkan oleh Direktur Teknik dan Operasional PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), La Mane disela berlangsungnya sosialisasi penyesuaian tarif penyeberangan lintas antar propinsi pada lintas penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis (4/5).

“Penjualan tiket secara online sedang kita usahakan, dan mudah-mudahan sudah bisa diberlakukan pada arus lebaran ini. Walau tidak bisa saat lebaran paling tidak sudah berlaku di tahun 2017 ini,” ujarnya.

Diungkapkannya, untuk penerapan penjualan tiket secara online pihak PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) sudah menggandeng pihak PT.Telkom. Hingga saat ini antara PT. ASDP dan PT.Telkom masih melakukan pengkajian bagaimana cara penerapannya tiket online tersebut.

“Kita bekerja sama dengan Telkom. Karena seperti tiket online PT.KAI dan garuda PT. Telkom juga yang menggarap,” katanya.

Dijelaskannya, masih ada beberapa kendala yang dihadapi oleh PT. ASDP Indonesia Ferry dan PT. Telkom untuk segera memberlakukan penjualan tiket online itu. Kendala diantaranya adalah penentuan perbedaan tarif pembelian secara langsung dan secara online.

“Kita sedang berkoordinasi agar bagaimana penumpang tidak terkena cas saat membeli tiket secara online. Untuk operator penitipan tiketnya itu kita berharap paling banyak hanya terkena kenaikan tarif Rp.500,” tuturnya.

“Dan juga pembelian tiket ini berkaitan dengan golongannya. Sedangkan batasan golongan kendaraan dibeberapa PM (Peraturan Menteri Perhubungan) antara setiap jenis golongan tidak dipaparkan secara jelas. Ini juga masih akan didiskusikan ke direktur,” sambungnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)