Tahun Ini REI Banten Target Bangun 8.000 Rumah Bersubsidi

0
550 views

SERANG – Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI ) Banten Roni Hardiriyanto Adali mengungkapkan, tahun 2017 pihaknya bersama perushaan pengembang perumahan menargetkan membangun sebanyak 8.000 rumah bersubsidi.

“Untuk target tahun ini lebih besar, yakni 20 – 30 persen dibandingkan di tahun 2016 lalu yang kurang dari 8.000 unit,” kata Roni kepada RadarBanten Online, Kamis (5/1).

Kata Roni, pembangunan rumah bersubsidi di Banten sudah tepat sasaran. Mayoritas di bangun di daerah Banten Selatan, seperti Lebak, Pandeglang, Maja, Rangkasbitung, dan di wilayah Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang. Hal tersebut dikarenakan luas dan harga tanah yang masih terjangkau untuk pembangunan rumah bersubsidi.

“Di Kota Tangerang dan Tangsel, harga tanah sudah mahal, tidak mungkin untuk pembangunan rumah besubsidi,” katanya.

Namun saat ditanya apakah rumah bersubsidi tersebut masih rawan digelapkan atau menjadi objek investasi (tidak ditempati), ia menuturkan, pengawasan pada survei dan sasaran rumah bersubsidi tersebut sangatlah ketat.

“Karena untuk bisa memiliki rumah tersebut, penerima harus diwajibkan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak Kementerian PU Pera. Kalaupun ada yang melenceng, persentasinya sangat kecil. Kalau di lapangan saya belum dengar rumah bersubsidi dijadikan sebagai investasi, karena masyarakat berpenghasilan rendah hanya bisa beli 1 rumah. Jadi tidak pas untuk dijadikan sebagai investasi,”katanya.

Menurutnya, di saat pembangunan rumah bersubsidi meningkat, namun pembangunan rumah komersil malah menghadapi kemerosotan. “Untuk rumah komersil saat ini mengalami kemerosotan terkait perlemahan ekonomi, kami baru lakukan pendataan dari teman-teman pengembang,”katanya.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta bank yang bekerjasama dengan REI, tetap konsisten dan komit dalam mensukseskan program strategis rumah bersubsudi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). (Wirda)