Tahun Ini, Taspen Salurkan Dana Kredit Mikro Rp400 Juta

0
716 views
Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Serang, Tamsir Alam.

SERANG – PT Taspen (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melaksanakan program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) di tahun ini melalui penyaluran kredit mikro senilai Rp400 juta.

Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Serang, Tamsir Alam mengatakan, tahun ini dana kredit mikro tersebut sengaja dinaikan karena tahun ini ditargetkan dapat merekrut sebanyak 20 kreditur yang rata-rata dengan jumlah pinjaman Rp20 juta.

“Kami berikan kredit murah kepada pengusaha UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) program bina lingkungan dengan bunga 6 persen setahun. Tahun lalu kami hanya (menyalurkan) senilai Rp300 juta saja, namun tahun ini kami naikan Rp100 juta. Jadi totalnya Rp400 juta,” katanya saat ditemui di sela-sela jam kerjanya, Senin (20/2).

Dikatakan Tamsir, kenaikan dana pinjaman tersebut disesuaikan dengan program pemerintah, perusahaan BUMN harus dapat memberdayakan sektor industri kecil agar dapat mengangkat perekonomiannya sendiri.

“Tahun ini baru terdapat empat peminjam dan masih diselidiki, namun tapi ada kemungkinan kami akan berikan lebih dari capaian target kami,” ujarnya.

Menurutnya, sasaran peminjam kredit murah tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi PNS dan pensiunan PNS saja, namun masyarakat biasa yang memenuhi persyaratan juga dapat menggunakan pinjaman kredit murah yang dapat diangsur paling lama selama 3 tahun.

“Semua lapisan masyarakat bisa gunakan program ini. Namun yang perlu diingat, dana ini dana bergulir bukan dana hibah, dana ini bersifat pinjaman lunak dimana bunga di bawah bunga pasar,” katanya.

Bagi masyarakat yang berminat untuk menggunakan kredit mikro tersebut, syarat yang harus dipenuhi antara lain, dokumentasi usaha, izin usaha, dan jika pengajuan kredit di atas Rp10 juta harus disertai dengan agunan.

Tamsir berharap dengan adanya program kemitraan dan bina lingkungan tersebut, dapat bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan para pengusaha UMKM. (Wirda)